Live Program Jelajah UHF Digital

Pemain Bola Tewas Tersambar Petir, Ini Efek Sambaran Petir pada Manusia

Sebuah video viral merekam momen tragis ketika seorang pemain sepak bola tersambar petir di Stadion Siliwangi, Bandung. Dalam video tersebut, terlihat beberapa pemain sedang bermain sepak bola di stadion tersebut. Namun, tiba-tiba, petir menyambar salah satu pemain. Pria berusia 30 tahun tersebut meninggal dunia akibat insiden ini.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (10/2) pukul 15.00 wib di Stadion Siliwangi, Jl. Lombok No. 10, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung. Saat kejadian ada pertandingan persahabatan sepakbola mulai dari jam 14:00 WIB. Pertandingan di 2 match awal aman aman aja tidak ada hujan mau pun petir cuaca pun di daerah Siliwangi masih tampak cerah.

Di match ke-3 sudah mulai mendung tapi masih ada panas sinar matahari, tiba-tiba petirpun menyambar. Sontak semua yang ada di lokasi kaget. Kemudian setelah dicek, korban yang merupakan pemain klub asal Subang diduga terkena sambaran petir. Korban dibawa ke Rumah Sakit dan dinyatakan sudah tutup usia.

Efek Sambaran Petir pada Manusia

Ketika tubuh manusia tersambar petir, terjadi serangkaian peristiwa yang memicu berbagai efek dan potensi kerusakan. Berikut adalah beberapa dampak yang terjadi ketika seseorang tersambar petir :

  1. Kontak dengan Petir:
    • Petir membawa muatan listrik yang menciptakan saluran konduktif melalui udara. Jika seseorang berada di jalur tersebut, petir bisa mengalir melalui tubuhnya.
    • Saluran konduktif yang dilalui petir menyebabkan peningkatan suhu tubuh secara tiba-tiba. Panas yang dihasilkan dapat mencapai ribuan derajat Celsius, menyebabkan lapisan kulit terbakar dan merusak jaringan di sekitarnya.
  1. Kerja Jantung Terpengaruh:
    • Sambaran petir dapat memengaruhi ritme jantung. Arus listrik yang melalui jantung bisa menyebabkan gangguan irama, yang bisa berdampak fatal. Beberapa korban mengalami henti jantung karena efek ini.
  1. Cedera pada Sistem Saraf:
    • Sistem saraf juga rentan terhadap dampak petir. Arus listrik yang melalui tubuh dapat merusak sistem saraf pusat, menyebabkan kerusakan otak dan mempengaruhi fungsi kognitif.
  1. Efek Jangka Pendek dan Panjang:
    • Luka Bakar: Kulit yang terkena petir dapat mengalami luka bakar serius. Selain kerusakan langsung oleh panas, petir juga dapat menciptakan percikan api atau melelehkan pakaian yang menyebabkan cedera tambahan.
    • Gangguan Sistem Saraf: Sambaran petir dapat merusak sistem saraf, menyebabkan kelemahan otot, kesulitan berbicara, atau bahkan kelumpuhan sementara. Ini adalah efek jangka panjang yang memerlukan pemantauan dan perawatan intensif.
    • Masalah Kesehatan Mental: Penderita yang selamat dari sambaran petir dapat mengalami dampak psikologis yang signifikan, termasuk gangguan kecemasan, depresi, atau stres berkepanjangan.
    • Gangguan Jantung: Risiko gangguan jantung meningkat setelah tersambar petir. Efeknya dapat mencakup aritmia, gagal jantung, atau masalah sirkulasi yang memerlukan perawatan khusus.
    • Kerusakan Otak: Sambaran petir dapat merusak otak, yang dapat mengakibatkan gangguan fungsi kognitif, perubahan kepribadian, atau bahkan kehilangan ingatan 1.

Ingatlah bahwa pencegahan adalah langkah terbaik untuk menghindari bahaya tersambar petir. Hindari berada di tempat terbuka saat petir, dan jika memungkinkan, carilah perlindungan di dalam gedung atau kendaraan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *