JAKARTA – Konflik Iran yang memasuki bulan kedua semakin meluas dengan serangan rudal dan drone menghantam negara-negara Teluk serta Israel, sementara pasukan Israel melancarkan serangan baru ke Teheran pada Sabtu. Washington menyatakan harapan akan kemajuan dalam pembicaraan dengan Iran di tengah eskalasi.
Militer Israel melaporkan pertahanan udara mereka menanggapi rudal yang diluncurkan dari Yaman, serangan pertama sejak perang dimulai 28 Februari, setelah ancaman dari kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran. Perang sendiri dipicu oleh serangan udara AS-Israel yang menewaskan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Seorang jurnalis AFP di Teheran melaporkan sekitar 10 ledakan hebat dan kepulan asap hitam. Di Tel Aviv, sirene serangan udara berulang kali berbunyi, menewaskan satu orang dan melukai dua lainnya. Uni Emirat Arab menyebut puing pencegatan rudal memicu kebakaran di Abu Dhabi yang melukai lima warga India, sementara Arab Saudi dan Bahrain juga melaporkan serangan rudal dan drone.
Iran Serang Pangkalan Udara Pangeran Sultan
Serangan Iran terhadap Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi melukai sedikitnya 12 tentara AS, dua di antaranya luka serius, menurut laporan The New York Times dan The Wall Street Journal, dikutip Sabtu (28/3/2026).
Utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, menyatakan harapan bahwa Iran akan segera mengadakan pembicaraan dengan Washington. AS telah menawarkan rencana perdamaian 15 poin, termasuk tuntutan pembukaan kembali Selat Hormuz yang hampir tertutup dan memicu lonjakan harga minyak global.
Israel mengonfirmasi serangan terhadap fasilitas nuklir Iran, termasuk kompleks Khondab dan Ardakan, sementara Badan Energi Atom Internasional melaporkan serangan lain terhadap PLTN Bushehr. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengancam akan melakukan pembalasan atas “kejahatan Israel”.
Garda Revolusi Iran memperingatkan akan menyerang lokasi industri di seluruh kawasan. Kelompok Houthi Yaman juga menyatakan siap melakukan intervensi militer langsung jika serangan AS-Israel terhadap sekutu Iran berlanjut.
Lebanon terseret ke dalam konflik setelah Hizbullah menembakkan roket ke Israel pada awal Maret. Serangan Israel di pinggiran Beirut pada Jumat menargetkan infrastruktur Hizbullah, sementara PBB memperingatkan krisis kemanusiaan di Lebanon dengan lebih dari satu juta orang mengungsi.