SULSEL – Persib Bandung selangkah lagi menjadi juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026). Gol sundulan Julio Cesar pada detik terakhir memastikan Maung Bandung membawa pulang tiga poin krusial.
Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Bermain di kandang sendiri, PSM langsung menekan demi membuka peluang menang di hadapan suporternya. Baru lima menit laga berjalan, Rizky Eka Pratama mengancam lewat tembakan jarak jauh yang memaksa Teja Paku Alam melakukan penyelamatan penting.
Persib tak tinggal diam. Tim tamu mulai keluar menyerang lewat kombinasi umpan cepat dari lini tengah dan sektor sayap. Peluang emas sempat hadir ketika Rosembergne Da Silva alias Berguinho mengirim umpan matang ke kotak penalti, namun Ramon Tanque gagal menuntaskannya menjadi gol.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-33. Thom Haye menjadi pembeda lewat gol spektakuler dari luar kotak penalti. Gelandang andalan Persib itu melepaskan tendangan keras yang meluncur mulus ke gawang PSM tanpa mampu dihentikan Hilman Syah.
“Thom Haye melepaskan tendangan indah dari luar kotak penalti yang tidak bisa dihalau Hilman Syah,” demikian jalannya proses gol pembuka Persib.
Unggul satu gol membuat Persib semakin percaya diri menguasai permainan. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan ke pertahanan PSM hingga akhir babak pertama, meski belum ada tambahan gol tercipta.
Memasuki babak kedua, Persib tetap tampil menyerang. Adam Alis nyaris menggandakan keunggulan melalui tendangan voli, tetapi peluang tersebut belum membuahkan hasil. Di tengah dominasi tim tamu, PSM justru mampu mencuri momentum melalui situasi bola mati.
PSM sukses menyamakan skor menjadi 1-1 setelah Yuran Fernandes memenangkan duel udara dan menanduk bola hasil tendangan bebas Ananda Raehan. Gol itu membakar semangat skuad Juku Eja sekaligus membuat pertandingan berjalan semakin terbuka.
“Yuran Fernandes melakukan aksi sundulan terbang untuk menyambut tendangan bebas Ananda Raehan,” menjadi momen kebangkitan PSM di babak kedua.
Setelah skor kembali imbang, duel berubah makin sengit. PSM tampil agresif memburu gol kemenangan, sementara Persib mengandalkan serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan lini belakang tuan rumah.
Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, drama besar terjadi di masa injury time. Persib mendapat tendangan sudut pada kesempatan terakhir. Julio Cesar yang maju membantu serangan sukses menjadi pahlawan setelah menanduk bola ke gawang PSM pada detik terakhir laga.
“Julio Cesar menjadi pahlawan Persib dengan mencetak gol lewat sundulan dari situasi tendangan sudut di detik terakhir,” demikian momen penentu kemenangan Maung Bandung.
Gol tersebut langsung memecah euforia pemain Persib di lapangan. Kemenangan dramatis ini membuat Persib kokoh di puncak klasemen dengan 78 poin. Hasil itu terasa semakin spesial karena pesaing terdekat mereka, Borneo FC, gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang Persijap Jepara 0-0.
Kini Persib hanya membutuhkan hasil seri pada laga terakhir kontra Persijap untuk memastikan gelar juara Super League 2025/2026 menjadi milik mereka.
Kemenangan di Parepare menjadi bukti mental juara Persib musim ini. Di tengah tekanan suporter lawan dan ketatnya persaingan papan atas, Maung Bandung mampu menunjukkan ketenangan hingga detik akhir pertandingan.