JAKARTA – Aktris Pevita Pearce baru saja mengalami momen lucu sekaligus menegangkan saat pertama kali berurusan dengan listrik prabayar di rumahnya. Ia sempat panik karena mendengar suara peringatan berulang dari alat pengukur listrik (kWh meter) yang disangkanya mirip bunyi bom atau sesuatu yang akan meledak.
Dalam unggahan Instagram Stories yang kini telah terhapus dan diberitakan Insertlive pada Senin, 19 Januari 2026, Pevita mengaku ketakutan sejak pagi akibat suara “tut tut tut tut” yang terus berbunyi.
“Kirain ada yang mau meledak, ternyata bunyi ini,” tulis Pevita Pearce.
“Hari ini aku belajar hal baru: cara isi ulang token,” tambahnya.
Ia juga membagikan video yang kemudian viral di media sosial. Dalam video tersebut, Pevita menunjuk langsung ke kWh meter sambil menjelaskan kegelisahannya.
“Jadi dari pagi tadi itu ada bunyi-bunyi yang bikin aku takut banget, karena tut tut tut tut. Aku kira kayak bunyi bom atau bunyi ada yang mau meledak. Ternyata ini,” ujar Pevita sambil menunjuk kWh meter.
Setelah memberanikan diri mendekat dan mencari tahu, Pevita akhirnya memahami bahwa suara tersebut merupakan alarm standar pada sistem listrik prabayar yang menandakan token hampir habis. Ia pun belajar sendiri cara mengisi ulang token listrik.
“Terus ternyata token listrik. Aku kulik kan, aku enggak tahu caranya. Akhirnya ya sudah aku kulik-kulik, aku sudah tahu caranya. Terus aku menyadari lagi, mas token, kenapa itu dipasang tinggi banget? Aku kan enggak sampai, jadinya harus naik tangga,” paparnya.
Pengalaman unik ini menjadi cerita segar dalam kehidupan Pevita pasca menikah dengan pengusaha asal Malaysia, Mirzan Meer, pada Oktober 2024. Pernikahan mereka diumumkan melalui unggahan Instagram pada Minggu, 20 Oktober 2024, yang menampilkan momen romantis dengan busana bernuansa putih gading, lengkap dengan buket bunga dan pelukan mesra bersama sang suami.
Momen lucu Pevita Pearce ini pun langsung viral dan menuai banyak komentar simpatik serta guyonan dari warganet. Banyak yang menilai pengalaman tersebut sebagai bentuk “culture shock” atau adaptasi baru dalam kehidupan sehari-hari setelah menikah dan mengelola rumah tangga sendiri.