JAKARTA – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyebut kesepakatan terbaru dengan Amerika Serikat sebagai langkah “bersejarah” untuk mengakhiri perang dan membuka jalan menuju negosiasi final.
Dalam unggahan di media sosial yang dilansir The Guardian, Kamis (18/6/2026), Pezeshkian menulis, “Ini adalah dokumen bersejarah dan pesan dari Iran yang kuat: perdamaian akan terwujud di bawah naungan saling menghormati.” Ia menegaskan komitmen Iran terhadap perdamaian global, sambil tetap menjaga martabat, kemerdekaan, serta kerja sama regional.
Presiden Iran juga membagikan gambar dokumen yang memuat tanda tangannya bersama tanda tangan Presiden AS, Donald Trump. Kesepakatan ini dipandang sebagai tonggak penting yang dapat menjadi dasar bagi pembicaraan lanjutan mengenai isu-isu strategis, termasuk program nuklir dan pencabutan sanksi.