JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik sekitar 1.500 calon perwira remaja (Capaja) TNI dan Polri dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Prosesi tersebut menjadi tonggak lahirnya generasi baru perwira pertama yang akan mengemban tugas menjaga pertahanan dan keamanan negara.
Pelantikan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo selaku Kepala Negara. Selain pengambilan sumpah perwira, Presiden juga dijadwalkan mengumumkan penerima penghargaan Adhi Makayasa, penghargaan tertinggi bagi lulusan terbaik akademi TNI dan Polri.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan seluruh persiapan pelaksanaan upacara telah disusun sesuai agenda kenegaraan.
“Sesuai dengan agenda, Bapak Presiden akan memimpin upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri di Istana Merdeka pada pukul 08.00 pagi,” kata Prasetyo Hadi kepada awak media.
Upacara Praspa tahun ini akan melantik lulusan Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), serta 282 taruna Akademi Kepolisian (Akpol) menjadi perwira pertama TNI dan Polri.
Jumlah Perwira Masih Menunggu Finalisasi
Pemerintah memperkirakan jumlah calon perwira yang akan dilantik mencapai sekitar 1.500 orang. Meski demikian, angka tersebut masih dalam proses finalisasi menyusul adanya perubahan jumlah peserta didik pada akademi.
Prasetyo menjelaskan pemerintah masih melakukan verifikasi terhadap data akhir sebelum pelaksanaan pelantikan.
“Karena ada perubahan, nanti kami cek ya. Kurang lebih kalau kami tidak keliru di angka 1.500, tetapi nanti kami coba cek kembali karena ada penambahan jumlah peserta didik atau jumlah taruna,” ujarnya.
Dengan jumlah tersebut, pelantikan Praspa 2026 menjadi salah satu prosesi terbesar dalam regenerasi perwira TNI dan Polri dalam beberapa tahun terakhir.
Dihadiri Pimpinan Lembaga Negara
Upacara kenegaraan ini juga akan dihadiri Wakil Presiden, pimpinan MPR, DPR, dan DPD, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, para kepala staf angkatan, Kapolri, hingga keluarga para calon perwira yang mengikuti prosesi pengambilan sumpah.
Kehadiran para pejabat tinggi negara mencerminkan pentingnya momentum pelantikan sebagai bagian dari pembinaan sumber daya manusia sektor pertahanan dan keamanan nasional.
Selain prosesi pelantikan, pengumuman penerima Adhi Makayasa menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan. Penghargaan tersebut diberikan kepada lulusan terbaik berdasarkan prestasi akademik, kepemimpinan, kepribadian, jasmani, dan kemampuan profesional selama menempuh pendidikan.
Tonggak Regenerasi Kepemimpinan TNI-Polri
Prasetya Perwira tidak sekadar menjadi seremoni kelulusan akademi. Upacara ini menandai dimulainya pengabdian para perwira muda yang akan ditempatkan di berbagai satuan TNI maupun Polri untuk menjalankan tugas negara.
Momentum tersebut juga menjadi fase regenerasi kepemimpinan yang diharapkan mampu melahirkan perwira dengan kompetensi tinggi, integritas kuat, serta kemampuan beradaptasi menghadapi dinamika ancaman yang semakin kompleks.
Tantangan lingkungan strategis, baik di bidang pertahanan maupun keamanan dalam negeri, menuntut hadirnya perwira yang profesional, responsif, dan mampu bekerja lintas sektor dalam menjaga stabilitas nasional.
Simbol Sinergi Sejak Awal Pengabdian
Pelantikan bersama perwira TNI dan Polri tetap dipertahankan sebagai simbol sinergi antarlembaga sejak awal masa dinas. Meski masing-masing institusi memiliki tugas dan kewenangan yang berbeda sesuai amanat konstitusi, kebersamaan dalam prosesi Praspa dinilai menjadi fondasi penting untuk memperkuat koordinasi di lapangan.
Melalui pelantikan ini, para perwira muda resmi mengemban tanggung jawab sebagai garda terdepan negara, baik dalam menjaga kedaulatan wilayah, mempertahankan keutuhan NKRI, maupun memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai fungsi masing-masing institusi.
Dengan prosesi yang dipimpin langsung Presiden Prabowo, Praspa 2026 menjadi momentum strategis untuk menegaskan komitmen negara dalam menyiapkan sumber daya manusia pertahanan dan keamanan yang siap menghadapi tantangan masa depan sekaligus memperkuat sinergi TNI dan Polri dalam mengawal kepentingan nasional.