Suasana Idulfitri di Aceh Tamiang terasa jauh lebih bermakna tahun ini. Usai menunaikan salat Id berjamaah di Masjid Darussalam, Sabtu (21/3/2026), Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kabar menggembirakan mengenai pulihnya wilayah tersebut pasca-bencana. Sang Presiden tak segan memberikan apresiasi tinggi atas kerja kilat seluruh tim di lapangan.
Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar saat merayakan Idulfitri 1447 H di Serambi Mekkah. Dalam kunjungannya, Presiden memuji proses pemulihan bencana di Aceh Tamiang yang dinilainya berjalan luar biasa cepat dan sistematis.
“Perbaikannya, pemulihannya sangat cepat. Alhamdulillah hampir 100 persen,” ujar Prabowo dengan nada bangga usai melaksanakan salat Id di Masjid Darussalam, Aceh Tamiang, Sabtu (21/3/2026).
Meninggalkan Tenda, Menuju Hunian Layak
Salah satu capaian yang paling disoroti Presiden adalah keberhasilan pemindahan warga terdampak dari lokasi pengungsian darurat. Saat ini, tenda-tenda pengungsian telah kosong karena warga sudah beralih ke tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.
“Di tenda sudah tidak ada lagi, 100 persen semua sudah keluar dari tenda. Mereka sudah masuk ke hunian sementara maupun hunian tetap yang disediakan pemerintah,” tegasnya.
Tak hanya soal hunian, Presiden juga memastikan bahwa denyut kehidupan warga telah kembali normal berkat pulihnya infrastruktur dasar. “Alhamdulillah situasinya membaik. Listrik hampir semuanya sudah jalan, hampir 100 persen,” tambahnya.
Apresiasi untuk “Pahlawan” Lapangan
Di balik keberhasilan ini, Presiden Prabowo menitipkan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh petugas yang telah bekerja tanpa lelah, mulai dari jajaran TNI-Polri, BNPB, Kementerian PU, hingga Pemerintah Daerah. Menurutnya, sinergi antar-lembaga inilah yang menjadi kunci pemulihan di Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat.
“Saya sangat bangga. Terima kasih kepada semua petugas dan aparat yang kerja luar biasa membantu rakyat. Kerja nyata mereka kini sudah mulai dirasakan langsung oleh warga,” pungkasnya.
Kehadiran Presiden di Aceh Tamiang pada hari raya ini pun menjadi simbol kuat solidaritas pemerintah pusat terhadap saudara-saudara di daerah yang tengah berjuang bangkit dari musibah.