JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan delegasi pengusaha Korea Selatan yang tergabung dalam Federasi Industri Korea (Federation of Korean Industries) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (28/4/2025) siang.
Pertemuan itu berlangsung pada pukul 11.15 WIB di Ruang Rapat Besar Istana Merdeka dan dihadiri oleh 19 perwakilan dari perusahaan-perusahaan terkemuka Korea Selatan, termasuk Hyundai dan Lotte Group.
“Kita tidak bicara LG di sini, kita bicara Lotte, Hyundai dan yang lain,” ujar Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelang dimulainya pertemuan, diansir dari Antara.
Presiden Prabowo turut didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta CEO Danantara, Rosan Roeslani.
Federasi Industri Korea, yang berdiri sejak 1961, memiliki peran vital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Korea Selatan. Organisasi ini berkomitmen menghadapi tantangan global melalui transformasi ekonomi nasional, mendorong kewirausahaan, serta menciptakan lapangan kerja berkualitas.
Mengusung prinsip “Mengabdi kepada Bangsa melalui Dunia Usaha,” FKI berupaya memperluas dialog sosial dan memperkuat kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan mitra internasional. FKI juga bersinergi dengan organisasi prestisius lainnya seperti Kamar Dagang dan Industri Korea, Asosiasi Perdagangan Internasional Korea, serta Federasi Usaha Kecil Korea.
Saat ini, FKI memiliki 420 anggota yang mencakup berbagai sektor industri, seperti GS Corporation, Samsung Electronics, Korean Airlines, Hyundai Motor, LG, hingga investor asing. Sektor manufaktur mendominasi keanggotaan FKI dengan 38,1 persen, diikuti grosir dan retail (8,6 persen), layanan bisnis (6,4 persen), transportasi (3,6 persen), serta sektor elektronik dan gas (1,9 persen).
