JAKARTA – Dominasi Jannik Sinner di Mutua Madrid Open 2026 semakin tak terbendung setelah ia memastikan tiket perempat final dengan kemenangan solid atas Cameron Norrie.
Bertanding di Stadion Manolo Santana pada Selasa, 28 April 2026, petenis nomor satu dunia itu menutup laga dua set langsung dengan skor meyakinkan 6-2, 7-5 dalam durasi 87 menit.
Hasil ini mempertegas performa impresif Sinner sekaligus memperpanjang tren kemenangan beruntunnya di level tur menjadi 20 laga, sebuah capaian yang menempatkannya sebagai kandidat kuat juara di turnamen elite ini.
Pertemuan perdana antara Sinner dan Norrie di level ATP berlangsung dalam tensi tinggi, namun sejak awal Sinner mampu mengontrol permainan tanpa memberi celah berarti bagi lawannya.
Pada set pembuka, petenis asal Italia tersebut tampil hampir sempurna dengan menjaga servisnya tanpa menghadapi satu pun breakpoint, menunjukkan konsistensi yang menjadi ciri khasnya sepanjang musim ini.
Meski sempat mengalami penurunan ritme saat unggul di set kedua, Sinner dengan cepat menemukan kembali fokusnya sebelum akhirnya menutup pertandingan lewat servis yang solid dan penuh percaya diri.
“Cukup tidak biasa, saya tidak ingat kapan terakhir kali bermain pukul 11 pagi, tetapi itu tidak masalah. Saya mencoba yang terbaik, menyesuaikan tubuh dan pikiran, dan hari ini performa saya baik,” ujar Sinner.
Kemenangan ini tidak hanya memperpanjang rekor kemenangan, tetapi juga menambah koleksi 25 kemenangan Sinner di ajang Masters 1000, memperlihatkan dominasinya di level tertinggi ATP.
Di babak perempat final, Sinner akan menghadapi pemenang duel antara Rafael Jodar dan Vit Kopriva, dengan peluang besar untuk terus melaju hingga partai puncak.
Ambisi besar kini terbentang di depan mata, di mana Sinner memburu gelar Masters 1000 kelima secara beruntun setelah sebelumnya sukses di Paris, Indian Wells, Miami, dan Monte Carlo.
Jika mampu mempertahankan performa, Sinner berpotensi mencetak sejarah baru sekaligus memperkokoh posisinya di puncak peringkat dunia.
Situasi ini semakin menguntungkan karena rival utamanya, Carlos Alcaraz, masih harus menepi akibat cedera pergelangan tangan dan dipastikan absen di Roma serta Roland-Garros.
Momentum ini menjadi peluang emas bagi Sinner untuk memperluas dominasi sekaligus menegaskan era barunya di dunia tenis profesional.***