Live Program UHF Digital

Rayakan HUT TNI AL ke 78, TNI AL Tampilkan Pertunjukan Teater Laksamana Malahayati

JAKARTA – Memperingati HUT TNI AL ke 78 yang jatuh pada 10 September mendatang. TNI AL menampilkan pentas seni teater Panglima Perang Armada Laut Pertama Dunia asal Kesultanan Aceh Darussalam, Laksamana Malahayati yang digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan, kisah hidup dan sejarah Laksamana Malahayati memiliki banyak hal yang bisa dipelajari TNI AL.

“Diantaranya terkait penggunaan kekuatan berbasis maritim (sea power) dalam menjaga kedaulatan dan membangun perekonomian di samping pembangunan infrastruktur maritim, diplomasi maritim, dan kekuatan armada laut. Dan itu sudah dilakukan oleh Laksamana Malahayati sejak abad 16, dan itu menjadi instasi dalam membangun kekuatan maritim Indonesia yang merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia,” katanya di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

Ali menjelaskan pada moment HUT ke-78 ini, TNI AL bertekad menjadikan kisah heroik perjuangan Laksamana Malahayati yang diperkuat oleh Laskar Inong Balee yang berisikan lebih dari 2.000 prajurit perempuan, dalam mengusir bangsa asing dari Tanah Rencong sebagai inspirasi bagi seluruh prajurit TNI AL.

“Semangat pantang menyerah yang telah ditunjukkan Laksamana Malahayati turut mengilhami TNI AL, salah satunya membentuk Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) pada tahun 1963 silam. Bahkan sejak 2013, akademi Angkatan Laut mulai menempa taruni agar kelak lahir lebih banyak lagi Laksamana Malahayati di era modern,” ungkapnya.

Bukan itu saja, lanjut Ali, sebagai bentuk penghargaan Matra Laut kepada sosok Laksamana Malahayati, TNI AL turut menyematkan nama Laksamana Malahayati yang merupakan pahlawan nasional asal Aceh itu pada salah satu kapal perang yang masih beroperasi sampai hari ini, KRI Malahayati-362 yang memperkuat Komando Armada III di Sorong, Papua Barat.

“Selain menjadikan sebagai nama alutsista, Malahayati turut dipakai untuk penamaan sejumlah ksatrian, gedung, dan jalan di Komplek TNI AL, bahkan di Markas Besar TNI pun terdapat sarana dan prasarana yang diberi nama Malahayati,”ungkapnya

Pada kesempatan tersebut, sejumlah pejabat negara dan militer turut hadir dalam menyaksikan teaterikal Jalasena Laksamana Malahayati malam ini, diantaranya Wapres RI ke-11, Boediono, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Agus Subianto, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, Dankodiklatal Letjen TNI (Mar) Suhartono, dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Teaterikal Jalasena Laksamana Malahayati TNI AL menggandeng sejumlah artis papan atas seperti, Marcella Zeilanty yang merupakan produser sekaligus sebagai pemeran utama dalam cerita ini, Arswendi Bening sebagai Sultan Aceh, Cut Mini yang memerankan sosok ibu Laksamana Malahayati, dan Teuku Rifnu Wikana sebagai suami Malahayati, serta Aulia Sarah yang memerankan Cut Limpah.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *