JAKARTA – CEO Tesla, Elon Musk mengungkapkan bahwa tim di perusahaanya telah memastikan bahwa ledakan yang terjadi disebabkan oleh kembang api besar dan/atau bom yang dibawa dalam Cybertruck sewaan.
Musk juga menilai para pelaku teror tersebut telah memilih kendaraan yang salah untuk menjalankan aksinya. “Para penjahat itu memilih kendaraan yang salah untuk melakukan serangan teroris. Cybertruck sebenarnya menahan ledakan dan mengarahkannya ke atas,” ungkapnya melalui X.com pada Kamis (2/1/2025).
Ia menambahkan bahwa, baik Cybertruck maupun truk pick up yang digunakan di New Orleans keduanya disewa dari platform Turo. Musk juga menyebutkan kemungkinan ada kaitan antara kedua insiden tersebut, meskipun ia tidak memberikan bukti lebih lanjut untuk klaim tersebut. Turo sendiri adalah pasar berbagi mobil yang memungkinkan pemilik menyewakan kendaraannya.
Insiden ledakan di Las Vegas terjadi ketika FBI dan polisi tengah menyelidiki serangan yang menargetkan kerumunan di New Orleans pada Rabu (1/1/2025) dini hari. Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai lebih dari 30 lainnya. Presiden Joe Biden menyampaikan bahwa pihak berwenang sedang menyelidiki kemungkinan adanya hubungan antara kedua kejadian tersebut.
FBI menemukan bendera ISIS di New Orleans, dan sedang berupaya mengidentifikasi apakah tersangka, Shamsud-Din Jabbar, memiliki kaitan dengan kelompok teroris tersebut. Selain itu, alat peledak rakitan juga ditemukan. Namun, pihak berwenang menyatakan bahwa mereka belum menemukan bukti yang mengarah pada terorisme internasional dalam insiden di Las Vegas.
“Polisi Las Vegas belum menemukan indikasi hubungan dengan terorisme internasional, namun penyelidikan terus berlanjut,” kata McMahill, juru bicara polisi Las Vegas. Dia menambahkan bahwa penyelidik tidak menemukan bukti ancaman lebih lanjut terhadap komunitas. FBI menyebut ledakan tersebut sebagai “insiden terisolasi.”
Musk menyatakan bahwa Tesla membantu dalam proses penyelidikan, dengan McMahill mengonfirmasi bahwa Tesla telah memberikan data kendaraan serta catatan stasiun pengisian daya untuk membantu penyelidikan lebih lanjut.