Kasus dugaan intimidasi verbal yang dialami oleh almarhumah dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau yang akrab disapa dr. Icha, hingga berujung pada kematiannya, menarik perhatian serius dari parlemen pusat. Dugaan intimidasi yang diduga dilakukan oleh oknum anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU) ini memicu reaksi keras dari Ketua DPR RI Puan Maharani.
Saat ditemui di Gedung DPR RI, Puan Maharani menegaskan bahwa proses hukum dan penyelidikan atas dugaan perundungan ini harus diusut hingga sejelas-jelasnya. Puan menyatakan bahwa setiap partai politik memiliki mekanisme sanksi internal bagi anggotanya yang terlibat, namun sanksi hukum tetap menjadi prioritas utama yang harus diselesaikan sampai tuntas. Ketua DPR juga mendesak pihak kepolisian untuk bersikap transparan dalam mengungkap kasus ini agar tindakan serupa tidak kembali menimpa tenaga medis yang sedang bertugas.
Editor & Uploader: BS


