AUSTIN — Platform streaming raksasa Apple TV resmi memenangkan hak siar Formula 1 secara eksklusif di Amerika Serikat mulai musim 2026, usai menandatangani kontrak lima tahun dengan pemegang hak komersial F1. Kesepakatan ini sekaligus mengakhiri kerja sama F1 dengan ESPN, yang telah memegang lisensi siar sejak 2018.
Kesepakatan diumumkan saat akhir pekan Grand Prix Amerika Serikat di Austin, menandai tonggak baru bagi Apple dalam memperluas portofolio siaran olahraga langsungnya. Menurut laporan Motorsport, Sabtu (18/10/2025), Apple akan membayar lebih dari 140 juta dolar AS per tahun, angka yang jauh melampaui kontrak ESPN yang bernilai sekitar 90 juta dolar AS sejak 2023.
Mulai 2026, seluruh tayangan F1 di AS — mulai dari sesi latihan, kualifikasi, hingga balapan utama — akan tersedia secara eksklusif di platform Apple TV. Beberapa sesi juga akan disediakan secara gratis, dan aplikasi Apple akan mendukung opsi bahasa Spanyol.
Apple TV Bayar Mahal untuk Memiliki Hak Siar F1
Langkah ini juga akan mengintegrasikan layanan F1 TV Premium ke dalam langganan Apple TV dengan tarif $12,99 per bulan, tanpa biaya tambahan. Artinya, F1 TV tidak lagi tersedia sebagai layanan terpisah di Amerika Serikat.
Kesepakatan ini terjadi di tengah pergeseran perilaku menonton di kalangan penggemar F1 di AS, yang kini lebih didominasi oleh generasi muda dan perempuan. Survei Global Fans 2025 oleh Motorsport Network dan Formula 1 menunjukkan bahwa 47 persen penggemar baru F1 di AS berusia 18–24 tahun, dan lebih dari separuhnya adalah perempuan — demografi yang cenderung memilih streaming dibandingkan TV konvensional.
“Ini adalah kemitraan yang sangat menarik bagi Formula 1 dan Apple,” ujar CEO Formula 1, Stefano Domenicali. “Kami memiliki visi yang sama untuk menghadirkan olahraga ini kepada para penggemar dan menarik penonton baru lewat siaran langsung dan konten menarik sepanjang tahun.”
Apple dan F1 sendiri telah bekerja sama selama tiga tahun terakhir melalui proyek film F1: The Movie, yang disebut-sebut sebagai film olahraga terlaris sepanjang masa. Momentum tersebut menjadi pijakan kuat bagi Apple untuk memperluas investasinya dalam olahraga balap paling prestisius ini.
“Tahun 2026 akan menjadi era baru yang transformatif untuk Formula 1,” ujar Eddy Cue, Wakil Presiden Senior Apple untuk Layanan. “Kami berkomitmen untuk menghadirkan liputan premium yang memprioritaskan penggemar — sesuatu yang hanya Apple mampu lakukan.”
Apple saat ini juga memegang hak siar untuk Major League Baseball (MLB) dan Major League Soccer (MLS), dan akan memanfaatkan ekosistem digitalnya — seperti Apple News, Maps, Music, hingga Fitness+ — untuk memperluas jangkauan F1 di pasar Amerika.