Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya buka suara menanggapi dua spekulasi panas yang berembus di ranah ekonomi dan perbankan nasional. Purbaya secara tegas menepis kabar yang menyebut dirinya masuk bursa calon Gubernur Bank Indonesia (BI), sekaligus merespon isu liar terkait wacana masuknya bank sentral ke dalam struktur kabinet pemerintahan.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya usai menghadiri Konferensi Pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jakarta, Senin sore (3/8/2026).
Menanggapi namanya yang digadang-gadang bakal menggantikan Perry Warjiyo—yang mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI pada 25 Juli lalu—Purbaya menanggapi santai sembari menegaskan komitmennya untuk tetap memimpin Kementerian Keuangan.
“Oh, saya masuk bursa? Kalau bursa itu saya selalu masuk ke mana-mana, tapi enggak pernah jadi. Jadi saya di sini (Menkeu) udah syukur lah,” ujar Purbaya disambut tawa awak media.
Bahaya Mengusik Independensi Bank Sentral
Selain menepis bursa pencalonan dirinya, Purbaya juga angkat bicara mengenai rumor yang menyebutkan bahwa Bank Indonesia bakal dilebur atau dimasukkan ke dalam struktur kementerian/kabinet.
Purbaya menilai saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk mengusik tata kelola maupun merombak independensi bank sentral. Menurutnya, mengutak-atik sistem yang sudah berjalan di tengah ketidakpastian global justru berisiko membawa dampak negatif bagi stabilitas perekonomian nasional.
“Ketika keadaan seperti ini, kurang baik merubah sistem yang ada. Yang penting adalah memperbaiki kelembagaan kita semua. Kita lebih dekat dengan BI, OJK, LPS, dan Kemenkeu supaya kebijakannya lebih sinergis, gitu aja. Itu yang dikejar,” tegas Purbaya.
Perkuat Sinergi KSSK Ketimbang Ubah Struktur
Purbaya menambahkan bahwa alih-alih merombak struktur kelembagaan, fokus utama pemerintah saat ini bersama BI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan LPS adalah memperkuat koordinasi serta sinergi kebijakan di bawah payung KSSK guna menjaga benteng pertahanan sektor keuangan nasional.
Sambil berseloroh, Purbaya pun mempertanyakan asal-usul rumor yang mengklaim adanya bocoran peleburan BI ke dalam kabinet tersebut.
“Kalau soal itu (BI masuk kementerian) saya malah belum dengar. Anda dapat bocoran dari mana? Bocor terus…” pungkasa Purbaya sambil terkekeh.



