Kabar gembira bertiup kencang bagi para pencinta balap motor kasta tertinggi di dunia. Sang juara bertahan MotoGP, Marc Marquez, dipastikan siap kembali mengaspal dalam seri Grand Prix Italia di Sirkuit Mugello akhir pekan ini (29–31 Mei 2026). Kembalinya pembalap berjuluk The Baby Alien ini mengakhiri masa absennya setelah terpaksa melewatkan dua seri balapan terakhir akibat cedera.
Kepastian kembalinya Marquez diumumkan secara resmi melalui media sosial tim hari ini (26 Mei 2026). Kendati demikian, pembalap utama Ducati Lenovo Team ini masih harus melewati satu rintangan terakhir, yakni tes medis wajib dari tim dokter MotoGP pada hari Kamis demi mendapatkan lampu hijau untuk balapan.
Badai Cedera: Retak Kaki hingga Masalah Saraf Bahu
Marquez terpaksa menepi dari lintasan sejak mengalami kecelakaan hebat dalam sesi Sprint Race di GP Le Mans, Prancis, pada 8 Mei 2026 lalu. Insiden tersebut membuat kaki kanannya mengalami keretakan parah hingga harus segera naik meja operasi.
Tak tanggung-tanggung, momen istirahat itu juga dimanfaatkan Marquez untuk menjalani operasi kedua pada bahu kanannya demi mengangkat sebuah sekrup longgar yang selama ini menjepit saraf dan mengganggu kenyamanannya saat menikung.
Akibat rentetan operasi pasca-Le Mans tersebut, ia harus rela absen di GP Catalunya dua pekan lalu (15–17 May 2026) serta melewatkan sesi tes krusial pascabalanpan di Barcelona tanpa ada pembalap pengganti.
Misi Balas Dendam Ducati di Kandang Sendiri
Kehadiran kembali Marquez di Mugello memastikan tim pabrikan asal Bologna ini tampil dengan kekuatan penuh (dua motor pabrikan) di balapan kandang mereka. Ducati saat ini memang sedang haus akan kemenangan.
Rekan setim Marquez, Francesco Bagnaia, memang berhasil menyumbang podium ketiga di Catalunya pekan lalu setelah diuntungkan oleh penalti Joan Mir terkait regulasi tekanan ban depan. Namun, Bagnaia tidak sempat berdiri di podium fisik, dan podium tersebut merupakan yang pertama bagi tim pabrikan sejak GP Jepang Oktober tahun lalu.
Berbeda dengan tim pabrikan yang sedang mengalami paceklik kemenangan di balapan utama, motor Ducati secara umum sebenarnya masih perkasa. Kemenangan terakhir di Catalunya justru diraih oleh tim satelit mereka, Fabio Di Giannantonio dari VR46 Racing Team. Sementara itu, sebelum diterpa cedera, Marquez sendiri sudah sukses mengantongi dua kemenangan di sesi Sprint Race awal musim ini.
Kini, tugas berat menanti sang juara bertahan. Akibat absen di dua seri, posisi Marquez melorot tajam di papan klasemen sementara. Ia kini tertinggal 85 poin dari pembalap VR46, Marco Bezzecchi, yang memimpin kejuaraan. Akhir pekan di Mugello akan menjadi pembuktian apakah fisik Marquez sudah 100 persen siap melakukan aksi epic comeback demi memangkas jarak poin yang kian melebar.