JAKARTA – Juventus gagal melaju ke babak 16 besar Liga Champions 2024/2025 setelah kalah 1-3 dari PSV Eindhoven pada leg kedua play-off fase gugur, Kamis (20/2/2025). Kekalahan tersebut membuat Juventus tersingkir dengan agregat 3-4.
Menurut Timothy Weah, Juventus kurang agresif dan semangat dalam menghadapi PSV. “Jujur, kami melakukan kesalahan. Saya merasa mereka lebih agresif malam ini, sedangkan kami kurang agresif dan semangat. Itu yang mereka tunjukkan malam ini,” kata Weah kepada UEFA.com.
Lini pertahanan Juventus menjadi titik lemah yang fatal. Gol-gol yang tercipta oleh PSV menunjukkan kurangnya komunikasi dan koordinasi di antara pemain belakang. Weah mengakui bahwa Juventus kurang solid dalam pertahanan. “Dari segi defensif, kami kurang sesuatu malam ini. Mereka memanfaatkan kesempatan dan kami seharusnya lebih baik.”
Kekalahan ini menjadi kesempatan bagi Juventus untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Pelatih Thiago Motta harus menganalisis setiap aspek permainan dan mencari tahu di mana letak kesalahan yang terjadi. Dengan skuad muda yang dimiliki, Juventus memiliki potensi besar untuk berkembang ke arah yang lebih baik.



