JAKARTA — Kebakaran hebat yang melanda Gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8/2026) malam, memicu gangguan serius pada fasilitas publik. Insiden tersebut melumpuhkan ruang Traffic Management Control (TMC) atau Intelligent Traffic Control System (ITCS) milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang berada di lantai 16.
Akibat rusaknya sistem pintar tersebut, pengoperasian lampu lalu lintas di sejumlah persimpangan ibu kota yang sebelumnya berjalan otomatis kini terpaksa dialihkan secara manual oleh petugas di lapangan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengonfirmasi bahwa fasilitas kontrol lalu lintas tersebut menjadi salah satu infrastruktur vital yang terdampak kobaran api.
“Traffic Management Control/ITCS Dinas Perhubungan yang berada di lantai 16 terdampak. Akibatnya, pengaturan lampu merah yang sebelumnya otomatis kini dilakukan secara manual,” ujar Pramono dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).
Menyikapi kelumpuhan sistem otomatisasi tersebut, Pemprov DKI Jakarta bergerak cepat dengan menerjunkan personel tambahan ke jalan raya. Langkah penebalan pasukan Dinas Perhubungan (Dishub) dilakukan guna memandu pergantian fase lampu merah dan mengendalikan alur kendaraan secara langsung di titik-titik rawan kemacetan.
“Saya telah menginstruksikan penebalan pasukan Dishub di lapangan agar pengaturan lalu lintas tetap lancar,” tegas Pramono.
Amuk si jago merah pertama kali terdeteksi sekitar pukul 21.30 WIB ketika aktivitas perkantoran mulai sepi. Titik api muncul di lantai 11, lalu dengan cepat merambat naik hingga menghanguskan lantai 16. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat mengerahkan sedikitnya 39 unit mobil pemadam dan 185 personel ke lokasi kejadian.
Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Karnawan, menjelaskan bahwa armada pemadam dikerahkan secara bertahap sesuai kebutuhan penanganan di lapangan. Setelah berjuang selama hampir lima jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Meski api telah berhasil dipadamkan, pihak berwenang masih melakukan audit teknis dan pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur bangunan serta jaringan sistem yang terdampak sebelum gedung dapat kembali digunakan. Sementara itu, penyebab pasti pemicu kebakaran kini tengah dalam proses penyelidikan mendalam oleh kepolisian


