Suami Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek), Stella Christie, Bartlomiej Czech atau Bartek, mengalami kecelakaan serius saat bermain ski di Aspen. Insiden tersebut terjadi usai Bartek menghadiri pertemuan dengan para fisikawan dan peneliti kecerdasan buatan.
Kabar ini disampaikan langsung oleh Stella melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa (20/1/2026). Dalam unggahan tersebut, Stella membagikan foto suaminya yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
Ia juga mengungkapkan bahwa kecelakaan yang dialami sang suami tergolong parah. “Kecelakaan serius terjadi kemarin saat ski di Aspen, setelah pertemuan dengan para fisikawan dan AI. Saya sedang dalam perjalanan ke Amerika Serikat,” ujarnya.
Cedera Kritis, Jalani Dua Operasi Besar
Dalam keterangan resmi dari Sekretariat Wakil Menteri Diktisaintek, dijelaskan bahwa Prof. Bartek mengalami cedera kritis akibat kecelakaan tersebut. Cedera yang dialami meliputi patah tulang belakang, cedera dada, ruptur aorta, serta sejumlah patah tulang pada wajah dan lengan.
“Prof. Bartek telah menjalani dua operasi besar dan saat ini dirawat di ICU dalam kondisi pascaoperasi,” demikian pernyataan resmi tersebut.
Stella Christie dilaporkan berangkat ke Amerika Serikat pada Minggu sore untuk mendampingi suaminya. Setelah menempuh perjalanan hampir 40 jam, Stella tiba dengan selamat di Rumah Sakit St. Mary, tempat Bartek dirawat.
Pihak keluarga pun memohon doa dan dukungan publik. “Kami dengan rendah hati memohon doa dan dukungan Anda bagi Prof. Stella, Prof. Bartek, dan keluarga dalam masa yang sangat sulit ini,” tutup pernyataan tersebut.
Profil Bartlomiej Czech
Bartlomiej Czech dikenal sebagai fisikawan teoretis dengan reputasi internasional. Ia merupakan lulusan Kimia dan Matematika dari Harvard University, sebelum meraih gelar doktor (PhD) dari University of Pennsylvania.
Sejak 2009, Bartek aktif sebagai peneliti di berbagai institusi ternama dunia, termasuk University of British Columbia, University of Amsterdam, Stanford University, Princeton University, dan Tsinghua University.
Bidang risetnya berfokus pada kemunculan ruang-waktu dan gravitasi yang dikaji melalui teori informasi kuantum. Hingga kini, ia telah menerbitkan lebih dari 30 jurnal ilmiah dengan total sitasi sekitar 1.200, serta meraih sejumlah penghargaan akademik dari Harvard dan University of Pennsylvania.
