JAKARTA – Siapa sangka, sayuran sederhana yang sering kita temui di pasar tradisional hingga swalayan ini ternyata menyimpan segudang manfaat. Terong, yang sering diolah menjadi lauk sehari-hari, ternyata kaya akan nutrisi yang mendukung kesehatan tubuh. Baik terong ungu, hijau, maupun terong belanda, semuanya mengandung vitamin, mineral, serat, hingga antioksidan penting yang bermanfaat bagi kesehatan.
Terong dipercaya bisa membantu detoksifikasi tubuh, menjaga kesehatan jantung, bahkan berpotensi mencegah kanker. Penasaran dengan kandungan gizi dan khasiatnya? Berikut adalah informasi lengkapnya.
Kandungan Gizi Terong
Dalam 100 gram terong mentah, terdapat sejumlah nutrisi penting yang sangat baik untuk tubuh, antara lain:
- Kalori: 26
- Karbohidrat: 5,4 gram
- Serat: 2,4 gram
- Protein: 0,85 gram
- Kalium: 222 mg
- Mangan: 0,106 mg
- Vitamin B kompleks, Vitamin C, Vitamin K, dan folat
10 Khasiat Terong untuk Kesehatan
Berdasarkan sumber dari ciputrahospital.com dan berbagai artikel kesehatan lainnya, berikut sepuluh manfaat terong yang perlu Anda ketahui:
- Kaya Nutrisi Esensial
Terong mengandung vitamin B kompleks, mangan, magnesium, hingga tembaga, yang semua sangat penting untuk metabolisme tubuh, menjaga energi, serta memperkuat daya tahan tubuh. - Sumber Antioksidan Alami
Kulit terong mengandung nasunin dan chlorogenic acid, antioksidan kuat yang melawan radikal bebas, memperlambat penuaan, dan melindungi sel dari kerusakan. - Menjaga Kesehatan Jantung
Konsumsi terong ungu terbukti dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL), menjaga tekanan darah tetap stabil, serta memperkuat pembuluh darah. - Mengontrol Gula Darah
Serat dan polifenol dalam terong membantu menstabilkan kadar gula darah, membuatnya sangat bermanfaat bagi penderita diabetes atau mereka yang ingin mengurangi konsumsi gula. - Membantu Program Diet
Dengan kalori rendah dan kandungan serat tinggi, terong membuat perut kenyang lebih lama, menjadikannya pilihan tepat dalam program diet, terutama bagi wanita. - Berpotensi Mencegah Kanker
Senyawa SRGs dalam terong diyakini bisa menghambat pertumbuhan sel kanker, sementara antioksidan di dalamnya melindungi DNA dari kerusakan akibat radikal bebas. - Menjaga Fungsi Otak
Nasunin pada kulit terong melindungi sel otak dan mendukung daya ingat. Konsumsi terong secara rutin juga dapat membantu mencegah penurunan fungsi kognitif pada usia lanjut. - Mendukung Kesehatan Kulit
Antioksidan dan vitamin C dalam terong membantu melawan kerusakan kulit akibat sinar UV dan polusi, menjaga kulit tetap sehat, kenyal, dan awet muda. - Baik untuk Pencernaan
Serat dalam terong membantu melancarkan buang air besar (BAB), mencegah sembelit, serta menjaga kesehatan usus. Kandungan airnya juga berfungsi untuk menjaga kelembapan saluran pencernaan. - Fleksibel di Olahan Masakan
Terong mudah diolah dalam berbagai cara—dipanggang, ditumis, dikukus, atau direbus—sehingga sangat fleksibel dan mudah masuk dalam menu sehat sehari-hari.
Efek Samping Terong
Meski kaya manfaat, konsumsi terong sebaiknya tetap dalam porsi wajar. Terlalu banyak mengonsumsi terong dapat memicu beberapa efek samping, seperti:
- Reaksi alergi (gatal, ruam, atau bengkak) pada orang yang sensitif terhadap keluarga nightshade (seperti tomat dan paprika).
- Risiko batu ginjal karena kandungan oksalat yang dapat menumpuk pada penderita masalah ginjal.
- Peradangan pada sebagian orang dengan kondisi arthritis, akibat kandungan alkaloid.
Jadi, dengan berbagai kandungan gizi yang dimilikinya, terong layak menjadi pilihan sayuran andalan di meja makan. Selain mendukung program diet, manfaat terong juga terbukti melindungi jantung, otak, hingga kulit. Namun, seperti pepatah mengatakan, “yang berlebihan itu tidak baik.” Nikmati terong dalam porsi yang cukup dan kombinasikan dengan makanan sehat lainnya untuk merasakan manfaatnya secara maksimal.