CIREBON – Sebelum memulai pencarian korban longsor di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Tim SAR gabungan melakukan doa dan zikir bersama. Ini merupakan langkah spiritual yang mereka pilih sebelum melanjutkan usaha keras dalam menemukan korban yang tertimbun material longsor.
Pada hari kelima pencarian, tim SAR tidak langsung menuju lokasi pencarian. Mereka memilih untuk duduk bersama, bersila, dan melaksanakan tahlil, tawasulan, serta pembacaan Asmaul Husna. Kegiatan ini dipimpin oleh Ustaz Aiptu Carmadi pada Selasa (3/5/2025). Dengan penuh khusyuk, mereka mengaminkan doa yang dipanjatkan, mendoakan keselamatan dan berharap empat korban yang masih tertimbun dapat segera ditemukan.
Menurut Dandim 0620 Kabupaten Cirebon, Letkol Inf M Yusron, doa dan zikir bersama ini adalah bentuk ikhtiar spiritual tim gabungan dalam menjalankan tugas mereka. “Ini sebagai ikhtiar spiritual kami dalam melakukan pencarian korban longsor yang hingga kini masih tertimbun,” ujar Yusron.
Lebih jauh, doa bersama ini menjadi pengingat bahwa kekuatan spiritual memiliki peran penting dalam setiap usaha kemanusiaan. Tim SAR yang terlibat dalam pencarian ini terdiri dari personel gabungan Polresta Cirebon, TNI AD, TNI AL, Brimob, Basarnas, BPBD, serta para relawan, dengan total lebih dari 400 orang.
Kapolresta Cirebon, Kombes Sumarni, turut mengungkapkan harapan agar evakuasi korban dapat berjalan lancar. “Kami berdoa agar Allah SWT mengampuni dosa-dosa para korban dan memberikan ketabahan serta kekuatan untuk keluarga yang ditinggalkan,” ungkap Sumarni.