Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengumumkan bahwa Donald Trump didiagnosis mengalami insufisiensi vena kronis, yakni kondisi pembuluh darah yang umum terjadi pada orang berusia di atas 70 tahun. Kondisi ini menjelaskan adanya pembengkakan di kaki dan memar di tangan Trump, yang disebabkan oleh jabat tangan yang sering dan konsumsi aspirin rutin untuk pencegahan penyakit jantung. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada tanda-tanda trombosis vena dalam atau penyakit arteri.
Dalam kesempatan yang sama, Leavitt juga menjawab pertanyaan terkait komentar Trump soal “Epstein hoax”. Ia menyebut bahwa Trump mengkritik Partai Demokrat yang kini menuntut transparansi soal kasus Jeffrey Epstein, padahal sebelumnya tidak melakukan apa-apa ketika mereka berkuasa.
Trump sendiri membantah keterlibatan apa pun dengan Epstein, termasuk menepis laporan yang menyebut dirinya mengirimkan ucapan ulang tahun dengan pesan misterius dan gambar wanita telanjang. Ia menyebut laporan itu sebagai “berita palsu” dan menyatakan tidak pernah menggambar siapa pun.
Trump juga menginstruksikan Jaksa Agung untuk merilis semua dokumen penting terkait Epstein, menyusul tekanan publik dan media atas keterbukaan informasi dalam kasus yang penuh kontroversi ini.
Naskah | Video: Yayat | The White House / Viory.video
Editor | Admin: Gigih | Filda



