Kabar membahagiakan datang dari komedian sekaligus pembawa acara senior, Tukul Arwana. Di usianya yang genap mamasuki 63 tahun pada 16 Oktober 2026, sosok yang dikenal dengan jargon khasnya tersebut dikunjungi oleh politisi Ganjar Pranowo serta sahabat karibnya, Peppy.
Momen hangat dan haru itu diunggah Ganjar lewat akun Instagram pribadinya pada Sabtu (17/10/2026). Ganjar mengungkapkan, niat asalnya untuk bersilaturahmi menjenguk Tukul rupanya bertepatan dengan hari ulang tahun sang pelawak legendaris.
“Beberapa hari lalu video lawas saya ketika ‘mengkudeta’ Tukul Arwana sebagai host di program Ini Bukan Empat Mata tiba-tiba beredar lagi di TikTok. Sambil senyum-senyum sendiri menontonnya, saya bertanya-tanya gimana ya kabar Mas Tukul,” tulis Ganjar.
“Kok ya ngepasi 16 Oktober beliau ulang tahun. Jadilah kemarin ditemani Mas Peppy dan Mas Andita dari Trans7, saya menjenguk Mas Tukul yang masih dalam tahap pemulihan,” lanjutnya.
Perkembangan Positif: Lahap Santap Kue dan Genggaman Kuat
Meski tak ada pesta meriah karena Tukul masih fokus menjalani masa pemulihan pascaoperasi akibat pendarahan otak, suasana reuni kecil itu dipenuhi kehangatan. Ganjar membeberkan bahwa kondisi kesehatan Tukul kini terus menunjukkan perkembangan positif yang signifikan.
Tukul merespons kedatangan para sahabat dengan genggaman tangan yang amat kuat. Tukul juga tampak lahap saat menyantap cheese cake ulang tahun yang dibawakan untuknya.
Sang komedian mampu memberikan respons emosional yang hangat, tersenyum, dan memberikan acungan jempol.
“Selamat ulang tahun ke-63 Mas Tukul. Sehat seger waras ya, tampil lagi, melawak lagi. Kita semua sedang butuh-butuhnya hiburan segar soalnya,” doa Ganjar.
Perjuangan Panjang Melawan Stroke
Seperti diketahui, Tukul Arwana mengalami pendarahan otak hebat pada tahun 2021 silam yang memicu serangan stroke hingga kelumpuhan fungsi motorik. Sejak saat itu, panggung hiburan Tanah Air merindukan kehadiran sosok hangatnya.
Namun, perjuangan panjang sang komedian tak pernah surut. Menurut keterangan keluarga dan tim perawat pribadinya, Tukul menjalani serangkaian terapi ketat secara konsisten hingga saat ini:
-
Terapi Wicara Intensif: Dilakukan setiap hari kerja untuk melatih kekakuan otot-otot lidah dan mulut agar fungsi bicaranya perlahan pulih.
-
Fisioterapi Rutin: Difokuskan pada peregangan serta penguatan otot-otot kaki dan tangan guna melatih kembali pergerakan tubuh.
Berkat ketekunan terapi dan dukungan penuh dari anak-anak serta sahabat terdekatnya, Tukul kini semakin responsif, mampu menyampaikan reaksi spontan, dan memberikan harapan besar bagi publik yang merindukan gelak tawa khasnya di layar kaca.