Tragedi beruntun menghantam Kota Kashima, Prefektur Kumamoto, Jepang pada Selasa. Tak lama setelah gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang kawasan tersebut, sebuah ledakan hebat meluluhlantakkan pusat perbelanjaan besar Aeon Mall Kumamoto, menyebabkan sejumlah pengunjung luka-luka dan terjebak di dalam bangunan.
Laporan Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Jepang mengonfirmasi bahwa sebagian area lantai dua mal tersebut runtuh. Sejumlah orang diyakini masih terperangkap di bawah puing-puing bangunan.
Petugas kepolisian dan pemadam kebakaran setempat menerima gelombang panggilan darurat sekitar pukul 18.00 waktu setempat dari warga yang melaporkan dentuman keras mirip ledakan disertai asap putih yang membumbung tinggi dari area mal.
“Sejumlah korban luka telah dilarikan ke rumah sakit. Tim pemadam kebakaran saat ini terus bekerja keras memverifikasi kondisi di lapangan dan menggalang operasi penyelamatan secara intensif,” bunyi pernyataan resmi otoritas terkait.
Kerusakan Parah Terekam Udara
Berdasarkan rekaman helikopter stasiun televisi publik NHK sekitar pukul 18.20 waktu setempat, dampak kerusakan pada struktur bangunan tampak sangat masif.
Sebagian dinding luar mal terkelupas hingga memperlihatkan kerangka besi bangunan. Sebagian atap gedung tampak ambruk dan meninggalkan lubang besar yang menganga di bagian atas mal.
Ledakan ini terjadi hanya berselang beberapa saat setelah guncangan gempa murni magnitudo 7,1 melanda wilayah Kumamoto. Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengalokasikan perkiraan bahwa Kota Kashima merasakan guncangan setidaknya pada skala intensitas Lower 5 pada skala Shindo Jepang.
Hingga berita ini diturunkan, jumlah pasti serta tingkat keparahan korban luka belum dirilis secara resmi, dan tim investigasi masih mendalami penyebab pasti timbulnya ledakan di tengah situasi darurat pascagempa tersebut.



