JAKARTA — Suasana duka menyelimuti umat Katolik Indonesia seiring kabar wafatnya Paus Fransiskus.
Dalam momen berkabung internasional ini, Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Monsinyur Antonius Subianto Bunjamin, resmi diberangkatkan ke Vatikan untuk menghadiri prosesi pemakaman Sang Pemimpin Gereja Katolik Dunia.
Keberangkatan dilakukan pada Kamis malam, dan upacara akan digelar di Basilika Santa Maria Maggiore, Roma, Sabtu mendatang.
Wakil dari Indonesia ini akan menyampaikan belasungkawa secara langsung, sekaligus menjadi lambang kedekatan spiritual antara umat Katolik Tanah Air dan Vatikan.
Kehadiran Uskup Antonius dinilai sebagai bentuk penghormatan mendalam terhadap sosok Paus Fransiskus, yang semasa hidupnya telah memberikan inspirasi lintas iman di Indonesia.
“Beliau akan mewakili Gereja Katolik Indonesia dalam upacara pemakaman Bapa Paus. Pemakaman akan dilaksanakan besok hari Sabtu,” ujar Uskup Keuskupan Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo seusai Misa Requiem di Gereja Katedral Jakarta, Kamis.
Kardinal Suharyo menambahkan, kehilangan ini tidak hanya dirasakan komunitas Katolik semata, melainkan juga menyentuh hati masyarakat dari berbagai agama di Indonesia.
Kesan mendalam terhadap Paus Fransiskus muncul terutama setelah kunjungannya yang penuh kedamaian ke Indonesia pada September tahun lalu.
“Seandainya Paus Fransiskus tidak datang (ke Indonesia) bulan September yang lalu, mungkin tidak akan seperti ini.”
“Tetapi ketika masyarakat Indonesia melihat seperti itu Paus Fransiskus mereka terketuk hatinya,” imbuh Kardinal Suharyo.
Sebagai bentuk penghormatan, Gereja Katedral Jakarta menggelar Misa Requiem yang dihadiri sejumlah tokoh diplomatik dan umat.
Kehadiran para duta besar memperlihatkan dampak spiritual dan moral yang ditinggalkan oleh Paus Fransiskus hingga ke tataran global.***