JAKARTA – Real Madrid nyaris kehilangan kemenangan setelah aksi Vinicius Junior saat diganti membuat Los Blancos harus bermain dengan 10 pemain selama lebih dari satu menit.
Real Madrid mengawali perjalanan di Liga Champions 2026/2027 dengan kemenangan tipis 2-1 atas Inter Milan di Santiago Bernabeu, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB.
Namun, kemenangan tersebut diwarnai insiden kontroversial yang melibatkan Vinicius Junior dan wasit asal Inggris, Michael Oliver.
Drama bermula pada menit ke-87 ketika pelatih Jose Mourinho memutuskan menarik Vinicius Junior dari pertandingan.
Alvaro Carreras telah disiapkan untuk masuk menggantikan pemain Brasil tersebut pada fase akhir pertandingan.
Situasi berubah ketika Oliver menilai Vinicius terlalu lama meninggalkan lapangan saat Real Madrid masih unggul 2-1.
Wasit kemudian menerapkan aturan pergantian pemain secara ketat dengan tidak langsung mengizinkan Carreras masuk.
Mengutip laporan Goal, Rabu, akibat keputusan tersebut, Real Madrid harus melanjutkan pertandingan dengan hanya 10 pemain untuk sementara waktu.
Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Inter Milan untuk meningkatkan tekanan ke pertahanan Madrid.
Inter kemudian membangun serangan dari sisi kiri yang berakhir dengan peluang Henrikh Mkhitaryan.
Mantan pemain Borussia Dortmund itu melepaskan tembakan yang nyaris mengejutkan Real Madrid pada momen krusial.
Thibaut Courtois menjadi penyelamat setelah mampu mengamankan tembakan Mkhitaryan dan menjaga keunggulan Madrid.
Carreras baru diperbolehkan masuk setelah bola keluar lapangan dan menghasilkan sepak pojok bagi Inter Milan.
Saat itu, lebih dari satu menit telah berlalu sejak Vinicius meninggalkan lapangan dan berdiri di sisi lapangan.
Insiden tersebut memperlihatkan penerapan ketat aturan baru mengenai pemain yang dianggap memperlambat proses pergantian.
Aturan itu memberikan kewenangan kepada wasit untuk menunda masuknya pemain pengganti apabila pemain yang digantikan terlalu lama keluar.
Ketentuan tersebut mulai diterapkan setelah Piala Dunia dan menetapkan batas waktu maksimal sekitar 10 detik bagi pemain untuk meninggalkan lapangan.
Vinicius dinilai melewati batas waktu tersebut ketika berjalan menuju pinggir lapangan sebelum akhirnya bertepuk tangan ke arah tribun.
Sorakan dan siulan dari sebagian penonton juga terdengar ketika pemain Brasil tersebut meninggalkan pertandingan.
Michael Oliver kemudian memilih menerapkan ketentuan tersebut tanpa memberikan kelonggaran kepada Real Madrid.
Keputusan itu sempat membuat Madrid berada dalam situasi berbahaya karena Inter memperoleh keuntungan jumlah pemain.
Meski demikian, Real Madrid akhirnya mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir pertandingan.
Kylian Mbappe dan Federico Valverde menjadi pencetak gol Madrid, sedangkan Carlos Augusto memperkecil ketertinggalan Inter.
Dengan skor akhir 2-1, Real Madrid berhasil mengamankan tiga poin pada laga pembuka fase liga Liga Champions.
Insiden Vinicius menjadi salah satu sorotan utama karena kesalahan kecil dalam mengatur waktu pergantian hampir berujung pada masalah besar.
Hasil tersebut sekaligus menunjukkan betapa ketatnya pertandingan ketika Madrid berusaha mempertahankan keunggulan pada menit-menit terakhir.
Laporan pertandingan mengonfirmasi Real Madrid menang 2-1 atas Inter, sementara insiden pergantian Vinicius memang sempat membuat Madrid bermain dengan 10 pemain.***