JAKARTA – Arus balik libur panjang mulai memicu lonjakan penumpang kereta cepat Whoosh. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat peningkatan signifikan jumlah pengguna layanan pada Minggu siang, dengan mayoritas perjalanan berasal dari wilayah Bandung menuju Jakarta.
Hingga pukul 12.00 WIB, tiket Whoosh yang telah terjual mencapai lebih dari 12 ribu lembar. Angka tersebut diperkirakan terus bertambah hingga malam hari dan berpotensi menyentuh 20 ribu penumpang sampai keberangkatan kereta terakhir.
Kenaikan jumlah penumpang ini menjadi indikasi dimulainya arus balik masyarakat setelah memanfaatkan libur panjang untuk berwisata, mengunjungi keluarga, maupun menjalankan berbagai aktivitas lainnya di luar kota.
Bandung-Jakarta Jadi Rute Favorit Saat Arus Balik
Data KCIC menunjukkan sekitar 50 persen perjalanan Whoosh pada hari ini berasal dari arah Bandung menuju Jakarta. Sementara itu, 42 persen perjalanan dilakukan dari Jakarta ke Bandung, sedangkan sisanya merupakan perjalanan yang melibatkan Stasiun Karawang.
Komposisi tersebut memperlihatkan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke Jakarta setelah menghabiskan masa libur panjang di wilayah Bandung dan sekitarnya.
Lonjakan penumpang dari arah Bandung bahkan sudah terlihat sejak pagi hari. Kondisi tersebut diperkirakan terus berlangsung hingga malam, terutama pada jadwal keberangkatan yang menjadi favorit masyarakat menuju ibu kota.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan masyarakat yang berencana menggunakan Whoosh selama periode arus balik perlu memperhatikan ketersediaan tiket dan melakukan pemesanan lebih awal.
“Kami menyarankan masyarakat yang akan menggunakan layanan Whoosh pada masa arus balik untuk melakukan pengecekan ketersediaan tiket terlebih dahulu serta melakukan transaksi melalui jalur online agar lebih mudah mendapatkan jadwal perjalanan yang sesuai kebutuhan serta melakukan pembelian tiket lebih awal,” ujar Eva.
KCIC Minta Penumpang Manfaatkan Pembelian Tiket Online
Seiring meningkatnya permintaan perjalanan, KCIC mengimbau calon penumpang memanfaatkan berbagai kanal digital yang telah tersedia untuk memantau jadwal keberangkatan dan ketersediaan kursi secara real time.
Layanan pembelian tiket dapat diakses melalui aplikasi Whoosh, situs resmi ticket.kcic.co.id, Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, hingga Trip.com.
Langkah tersebut dinilai dapat membantu masyarakat memperoleh jadwal perjalanan yang sesuai sekaligus menghindari kehabisan tiket pada jam-jam favorit.
KA Feeder Gratis Jadi Solusi Hindari Kemacetan
Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama arus balik, KCIC juga mendorong penumpang dari wilayah Bandung Raya untuk memanfaatkan layanan KA Feeder gratis menuju Stasiun Padalarang.
Layanan tersebut tersedia dari Stasiun Bandung maupun Cimahi dan telah terintegrasi dengan seluruh jadwal keberangkatan Whoosh.
Selain tidak dikenakan biaya tambahan bagi pemegang tiket Whoosh, KA Feeder dinilai menjadi alternatif yang lebih efisien karena terbebas dari potensi kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi saat puncak arus balik.
Pemanfaatan layanan ini diharapkan dapat memperlancar akses penumpang menuju stasiun sekaligus mengurangi risiko keterlambatan akibat kepadatan kendaraan di jalan raya.
Gate Ditutup Lima Menit Sebelum Keberangkatan
KCIC juga mengingatkan penumpang agar mengatur waktu perjalanan menuju stasiun secara cermat. Peningkatan volume pengguna pada masa arus balik berpotensi menambah waktu tempuh menuju area keberangkatan.
Penumpang disarankan hadir lebih awal karena pintu keberangkatan atau gate untuk layanan Whoosh maupun KA Feeder akan ditutup lima menit sebelum jadwal keberangkatan kereta.
Menurut Eva, perencanaan perjalanan yang matang menjadi faktor penting agar perjalanan berlangsung lancar tanpa hambatan.
“Dengan memanfaatkan layanan yang sudah terintegrasi dan mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dengan baik, masyarakat dapat menikmati perjalanan arus balik yang lebih nyaman, praktis, dan terhindar dari risiko tertinggal kereta,” tutup Eva.
Mobilitas Libur Panjang Dorong Kenaikan Penumpang
Meningkatnya jumlah pengguna Whoosh pada penghujung libur panjang menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta cepat untuk mendukung perjalanan antarkota.
Dengan waktu tempuh yang singkat dan konektivitas yang semakin terintegrasi, layanan Whoosh menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk kembali ke Jakarta maupun Bandung setelah menikmati masa liburan.
Apabila tren penjualan tiket terus berlanjut hingga malam hari, volume penumpang Whoosh pada periode arus balik kali ini diperkirakan menjadi salah satu yang tertinggi selama momentum libur panjang tahun ini.