JAKARTA – Aktor sekaligus rapper Amerika Serikat, Will Smith, digugat oleh pemain biola Brian King Joseph atas tuduhan pelecehan seksual dan pemutusan kontrak tidak sah. Gugatan tersebut juga melibatkan Treyball Studios Management sebagai pihak tergugat.
Mengutip laporan Variety pada Kamis (1/1/2026) waktu setempat, Joseph menuduh Smith melakukan perilaku predator dan eksploitasi seksual selama tur “Based on a True Story: 2025 Tour” pada musim semi lalu.
Dalam dokumen gugatan, Joseph menyebut dirinya direkrut Smith pada November 2024 untuk tampil di San Diego, kemudian diundang bergabung dalam tur 2025 serta proyek album mendatang. Smith disebut sempat mengatakan bahwa hubungan mereka “sangat istimewa.”
Joseph, yang dikenal publik lewat ajang America’s Got Talent, bergabung dalam tur pertama Smith pada Maret 2025 di Las Vegas. Ia mengklaim mengalami insiden mencurigakan ketika kunci kamar hotelnya sempat hilang dan kemudian dikembalikan oleh pihak manajemen. Malam itu, ia mendapati kamar telah dimasuki secara ilegal, dengan barang-barang tertinggal termasuk tisu basah, obat HIV atas nama orang lain, serta sebuah catatan bertuliskan pesan pribadi yang ditafsirkan sebagai ancaman pelecehan.
Joseph melaporkan kejadian tersebut kepada keamanan hotel, perwakilan Smith, dan saluran polisi non-darurat. Namun, beberapa hari kemudian ia mengaku dipermalukan oleh anggota tim manajemen dan diancam akan dipecat, seolah-olah dirinya mengarang cerita.
Akibat pemecatan itu, Joseph menyatakan menderita PTSD serta kerugian ekonomi. Ia menuntut ganti rugi atas pelecehan seksual, pemecatan tidak sah, serta pembalasan, dengan keputusan akhir diminta ditentukan oleh juri.
Hingga kini, perwakilan Will Smith belum memberikan komentar resmi terkait gugatan tersebut.