JAKARTA — Kebiasaan membaca masyarakat Indonesia terus dipantau melalui Survei Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Hasil survei TGM 2025 yang dipublikasikan Badan Pusat Statistik pada 2026 mengungkap sepuluh provinsi dengan skor kegemaran membaca tertinggi di Tanah Air.
TGM sendiri diukur menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang menggabungkan lima indikator, yakni frekuensi membaca, durasi membaca, jumlah bahan bacaan, serta frekuensi dan durasi akses internet.
Kelima indikator tersebut dihitung dengan pembobotan tertentu hingga menghasilkan skor akhir dalam satuan poin.
Berikut sepuluh provinsi dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi berdasarkan data tersebut.
Ranking 10 Besar Provinsi dengan Tingkat Kegemaran Membaca Tertinggi
- Nusa Tenggara Timur (NTT) – 62,43 poin
- Nusa Tenggara Barat (NTB) – 61,19 poin
- Sumatera Selatan – 60,86 poin
- Maluku Utara – 60,66 poin
- Kalimantan Barat – 59,85 poin
- Sulawesi Selatan – 59,84 poin
- Sulawesi Tengah – 59,51 poin
- Sumatera Barat – 59,42 poin
- Sumatera Utara – 59,36 poin
- Kepulauan Riau – 59,33 poin
Secara keseluruhan, data survei TGM 2025 menunjukkan bahwa semangat literasi masyarakat Indonesia tersebar merata di berbagai penjuru nusantara, tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa.
Dominasi provinsi-provinsi dari kawasan timur dan Sumatra dalam daftar sepuluh besar menjadi sinyal positif bahwa upaya peningkatan budaya baca terus membuahkan hasil.
Ke depan, capaian ini diharapkan dapat menjadi pijakan bagi pemerintah daerah maupun pusat untuk semakin memperluas akses terhadap bahan bacaan berkualitas, sehingga indeks kegemaran membaca nasional terus meningkat dari tahun ke tahun. (FB)