JAKARTA – Real Madrid selalu menjadi rumah bagi gelandang kelas dunia yang membentuk gaya bermain klub di setiap generasi, dari era awal Eropa hingga dominasi Liga Champions modern.
Berikut 15 gelandang terbaik Real Madrid sepanjang masa berdasarkan kontribusi, pengaruh taktis, dan warisan mereka di Santiago Bernabéu, mengutip laporan Sports Illustrated:
15. Michel – Pengumpan Ulung dari Sayap Kanan
Michel adalah produk akademi Real Madrid yang berkembang menjadi spesialis umpan silang mematikan dari sisi kanan.
Ia mencatat lebih dari 550 penampilan dengan kontribusi sekitar 130 gol dan peran besar dalam banyak assist.
Sebagai bagian dari “Quinta del Buitre”, ia membantu Madrid mendominasi La Liga dan meraih kejayaan Eropa di era 1980-an.
14. Claude Makélélé – Fondasi Tak Terlihat Era Galácticos
Makélélé hanya tiga musim di Madrid, tetapi perannya sebagai gelandang bertahan sangat krusial bagi keseimbangan tim.
Ia menjadi pelindung lini belakang yang memungkinkan para bintang menyerang bermain lebih bebas.
Kepergiannya bahkan melahirkan istilah “Makélélé role” dalam sepak bola modern.
13. Xabi Alonso – Otak Distribusi Bola dari Kedalaman
Xabi Alonso dikenal sebagai pengatur tempo dengan umpan panjang akurat dan kecerdasan membaca permainan.
Ia menjadi bagian penting transisi Real Madrid menuju era dominasi Eropa modern.
Meski sering tak mencetak banyak gol, pengaruhnya dalam kontrol permainan sangat besar.
12. Guti – Seniman Umpan yang Tidak Terduga
Guti adalah gelandang kreatif dengan visi permainan luar biasa dan kemampuan mengirim umpan tak terduga.
Ia bisa mengubah jalannya pertandingan hanya dengan satu sentuhan jenius.
Namun inkonsistensi membuatnya lebih sering disebut sebagai “talenta artistik” daripada mesin kemenangan utama.
11. Uli Stielike – Gelandang Jerman yang Tangguh dan Disiplin
Stielike dikenal sebagai gelandang pekerja keras dengan disiplin taktis tinggi khas pemain Jerman.
Ia menjadi bagian penting Real Madrid pada era 1980-an dengan kontribusi defensif dan ofensif seimbang.
Keberadaannya memberi stabilitas di lini tengah pada masa kompetitif La Liga.
10. Miguel Muñoz – Pionir Dominasi Eropa Real Madrid
Muñoz mencetak sejarah sebagai pencetak gol pertama Madrid di kompetisi Eropa.
Ia kemudian menjadi kapten dan pelatih yang memperkuat dominasi klub di level internasional.
Perannya menjadikannya salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah klub.
9. Fernando Redondo – Elegansi dan Kontrol Sempurna
Redondo adalah gelandang bertahan dengan gaya elegan dan kemampuan kontrol bola luar biasa.
Ia menjadi motor kebangkitan Real Madrid di akhir 1990-an hingga awal 2000-an.
Sir Alex Ferguson bahkan menyebutnya sebagai gelandang dengan “magnet di kakinya”.
8. José María Zárraga – Pilar Era Keemasan Awal
Zárraga adalah bagian penting dari dominasi Eropa awal Real Madrid dengan lima European Cup.
Ia bermain sebagai gelandang pekerja keras yang menjaga stabilitas tim.
Kontribusinya menjadikannya salah satu legenda paling sukses dalam sejarah awal klub.
7. Vicente del Bosque – Gelandang Cerdas dan Pemimpin Tenang
Del Bosque dikenal sebagai gelandang dengan kecerdasan taktis dan kontrol permainan stabil.
Ia kemudian sukses besar sebagai pelatih, memperkuat statusnya sebagai legenda klub.
Kombinasi peran pemain dan pelatih membuatnya unik dalam sejarah Madrid.
6. Casemiro – Tembok Pelindung Era Modern
Casemiro adalah gelandang bertahan yang menjadi fondasi kesuksesan era Zidane.
Ia memberikan keseimbangan antara pertahanan dan transisi serangan cepat.
Tanpa dirinya, dominasi Liga Champions Real Madrid tidak akan sekuat itu.
5. Luís Figo – Kreator Sayap dengan Dampak Besar
Figo adalah gelandang sayap kreatif dengan dribel dan umpan silang mematikan.
Transfernya dari Barcelona ke Madrid menjadi salah satu yang paling kontroversial dalam sejarah.
Namun performanya tetap konsisten dengan gelar La Liga dan Liga Champions.
4. Toni Kroos – Arsitek Permainan Modern Madrid
Kroos adalah pengatur tempo dengan umpan presisi dan kontrol permainan tanpa tekanan.
Ia menjadi bagian dari trio lini tengah legendaris bersama Modrić dan Casemiro.
Keputusannya pensiun meninggalkan lubang besar di lini tengah Madrid.
3. Pirri – Gelandang Serba Bisa dengan Mental Baja
Pirri dikenal sebagai pemain yang mampu bermain di banyak posisi dengan konsistensi tinggi.
Ia bahkan bermain dengan cedera serius dalam pertandingan penting.
Dengan 10 gelar La Liga, ia adalah simbol ketangguhan Real Madrid era klasik.
2. Zinedine Zidane – Maestro dengan Sentuhan Magis
Zidane adalah gelandang dengan teknik luar biasa dan kemampuan menciptakan momen ikonik.
Ia menjadi penentu di laga besar, termasuk final Liga Champions 2002.
Sebagai pelatih, ia kembali membawa Madrid ke puncak Eropa dengan tiga gelar UCL beruntun.
1. Luka Modrić – Gelandang Terbaik dalam Sejarah Real Madrid
Modrić adalah simbol kesempurnaan gelandang modern dengan visi, teknik, dan konsistensi luar biasa.
Ia menjadi motor utama dominasi Real Madrid di Liga Champions era 2010-an hingga 2020-an awal.
Dengan 28 trofi dan Ballon d’Or 2018, ia diakui sebagai gelandang terbaik dalam sejarah klub.
Modric musim ini baru saja pindah ke Liga Italia bersama AC Milan setelah bermain bersama Real Madrid sejak 2012 lalu.***