General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, melempar pujian setinggi langit kepada Marc Marquez setelah tim pabrikan Italia tersebut resmi mengumumkan perpanjangan kontrak sang juara dunia MotoGP bertahan berdurasi dua tahun.
Kontrak baru ini sejatinya telah rampung sejak beberapa bulan lalu. Namun, pengumuman ke publik sengaja ditahan demi menunggu tuntasnya negosiasi kontrak komersial baru antara para pabrikan dengan pihak MotoGP di sirkuit Brno akhir pekan lalu.
Keputusan Ducati mengunci Marquez hingga akhir musim 2028 terbilang sangat logis. Sejak membuat perjudian besar dengan meninggalkan Honda demi tim satelit Gresini pada 2024, karier Marquez langsung melesat bak roket. Hanya butuh tujuh seri bagi Dall’Igna untuk mempromosikannya ke tim pabrikan pada 2025—menggeser Jorge Martin—untuk menjadi rekan setim Pecco Bagnaia.
Sempurna Membayar Kepercayaan: Gelar Ke-9 dan Sihir Magis di Lintasan
Marquez langsung membayar lunas kepercayaan tersebut dengan mendominasi kejuaraan tahun lalu untuk merengkuh gelar juara dunia kesembilannya. Hebatnya, gelar itu diraih meski ia harus absen di empat seri terakhir akibat cedera bahu setelah dijatuhkan Marco Bezzecchi di Mandalika.
Meskipun masalah saraf terjepit pada bahu kanannya sempat kambuh dan membutuhkan operasi lanjutan pada Mei lalu, mentalitas The Baby Alien tak tergoyahkan. Ia sukses memenangi tiga dari empat balapan terakhir, yang langsung melemparkannya kembali ke dalam bursa pemburu takhta juara dunia musim ini.
Bikin Kagum Para Insinyur dan Sesuai Mentalitas Ducati
Bagi Gigi Dall’Igna, bekerja bersama pembalap dengan talenta sekelas Marquez memberikan kepuasan tersendiri dari sudut pandang teknis dan mekanis motor.
Dall’Igna mengaku terkesan karena Marquez mampu membawa Desmosedici GP ke performa puncaknya dan mengeksplorasi setiap komponen motor secara maksimal.
CEO Ducati, Claudio Domenicali, menyebut kerja sama ini sebagai pilihan paling alami. Marquez dinilai membawa gairah kompetitif yang luar biasa, dedikasi, pengorbanan, namun tetap mampu menjaga keharmonisan yang profesional di dalam garasi.
Meski Marc Marquez dipastikan bertahan di posisinya, suasana di dalam garasi Ducati Lenovo dipastikan akan berubah total pada musim-musim mendatang.
Juara dunia dua kali, Pecco Bagnaia, gencar dikabarkan bakal hengkang untuk bergabung dengan Aprilia Racing. Posisi yang ditinggalkan Pecco dilaporkan akan langsung diisi oleh bintang muda Red Bull KTM, Pedro Acosta, yang siap menjadi tandem baru bagi Marquez.