JAKARTA – Timnas Inggris mendapat angin segar menjelang laga melawan Ghana setelah kondisi penyerang andalan Harry Kane dilaporkan tidak mengalami masalah serius meski sempat memunculkan kekhawatiran usai pertandingan sebelumnya.
Kane terlihat mengenakan perban pada bagian kakinya setelah membantu Inggris mengalahkan Kroasia, sehingga memicu spekulasi mengenai kemungkinan cedera yang dapat mengganggu langkah The Three Lions di Piala Dunia 2026.
Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa kondisi tersebut hanya disebabkan oleh kram otot, dan striker berusia 32 tahun itu tetap mengikuti sesi latihan secara normal bersama skuad asuhan Thomas Tuchel.
Kehadiran Kane menjadi faktor penting bagi Inggris karena sang kapten sedang berada dalam performa produktif dan menjadi tumpuan utama lini serang tim.
Pada laga melawan Kroasia, Kane mencetak dua gol yang membuat koleksi golnya bersama Inggris meningkat menjadi 81 gol dari 115 penampilan internasional.
Mengutip laporan Bayern Strikes, Selasa, pelatih Inggris Thomas Tuchel juga memahami kualitas Kane secara mendalam karena keduanya pernah bekerja sama di Bayern Munich.
Selama dilatih Tuchel, Kane mampu mengemas 44 gol dalam 45 pertandingan, meski kolaborasi mereka belum berhasil menghadirkan gelar juara bagi klub Jerman tersebut.
Meski demikian, pengalaman Tuchel di turnamen besar tetap menjadi modal berharga bagi Inggris setelah pelatih asal Jerman itu pernah mengantarkan Chelsea menjuarai Liga Champions Eropa.
Kemenangan atas Kroasia semakin meningkatkan optimisme publik Inggris bahwa penantian panjang sejak gelar Piala Dunia 1966 bisa berakhir dalam turnamen kali ini.
Namun, tekanan besar tetap membayangi skuad Inggris karena mereka selalu datang sebagai salah satu favorit juara.
Kane sendiri pernah merasakan beratnya ekspektasi tersebut ketika gagal mengeksekusi penalti pada perempat final Piala Dunia 2022 melawan Prancis.
Opsi Inggris Jika Kane Absen
Apabila Kane mengalami cedera atau harus menepi akibat akumulasi kartu, Inggris masih memiliki dua penyerang yang siap mengisi peran di lini depan.
Nama pertama adalah Ollie Watkins yang tampil impresif bersama Aston Villa di Liga Inggris.
Meski tidak dimainkan saat menghadapi Kroasia, Watkins memiliki rekam jejak penting bersama tim nasional setelah mencetak gol kemenangan ke gawang Belanda pada semifinal Euro 2024.
Penyerang lainnya adalah Ivan Toney yang saat ini memperkuat Al-Ahli di Liga Pro Arab Saudi.
Toney memang belum menjadi pilihan utama, tetapi produktivitasnya tetap mengesankan dengan catatan 42 gol dari 49 pertandingan di semua kompetisi musim lalu.
Sementara itu, Watkins membukukan 21 gol dari 55 pertandingan bersama Aston Villa sepanjang musim terakhir.
Meski keduanya memiliki kualitas mumpuni, posisi Kane tetap sulit tergantikan mengingat ketajamannya yang luar biasa.
Bersama Bayern Munich di Bundesliga, Kane berhasil mencetak 61 gol dalam 51 pertandingan di seluruh kompetisi musim lalu, sebuah pencapaian yang menunjukkan konsistensi kelas dunia.
Pendukung Inggris kini berharap sang kapten mampu menjaga kebugarannya hingga akhir turnamen dan membawa The Three Lions melangkah menuju gelar yang telah lama dinantikan.
Di sisi lain, Bayern Munich juga tentu berharap Kane terhindar dari cedera agar tetap berada dalam kondisi terbaik saat musim kompetisi domestik kembali bergulir.
Laga matchday kedua Grup L antara Inggris vs Ghana berlangsung di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts, Rabu (24/6/2026) pukul 03.00 WIB.***