JAKARTA — Momen Lebaran identik dengan silaturahmi hangat yang ditemani aneka hidangan lezat. Mulai dari opor, rendang, dan makanan yang kaya rasanya lainnya tersaji di atas meja makan dan dapat disantap sampai kita puas. Namun di balik keseruannya, tidak sedikit orang yang mendapati jarum timbangan bergeser ke angka lebih tinggi setelah hari raya usai. Jangan khawatir, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mengembalikan berat badan ke kondisi semula
Dilansir dari Alodokter, berikut lima tips menurunkan berat badan setelah menyantap hindangan besar saat lebaran:
1. Manfaatkan Puasa Sunah Syawal
Bagi umat Islam, masa setelah Idulfitri justru menjadi kesempatan emas untuk kembali berpuasa. Puasa sunah Syawal yang dianjurkan selama enam hari ternyata membawa manfaat ganda, tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga membantu memangkas asupan kalori harian secara alami. Bagi yang ingin menjaga bobot tubuh secara berkelanjutan, puasa sunah Senin dan Kamis pun bisa menjadi pilihan. Pola ini bahkan serupa dengan metode intermittent fasting yang populer di kalangan pegiat kesehatan, yakni membatasi makan pada dua hari dalam sepekan.
2. Kembalikan Pola Makan yang Teratur
Selama Lebaran, waktu makan kerap kali tak menentu, camilan tersaji sepanjang hari dan makan besar bisa terjadi kapan saja. Untuk memulihkan kondisi tubuh, penting untuk kembali menetapkan jadwal makan yang konsisten. Tiga kali makan utama disertai dua kali camilan sehat di sela-selanya dinilai cukup ideal. Dengan rutinitas yang teratur, tubuh akan lebih mudah beradaptasi sehingga dorongan untuk makan tanpa rasa lapar pun bisa diredam.
3. Perbanyak Asupan Makanan Berserat
Opor, rendang, dan kue-kue manis memang menggugah selera, tetapi kandungan lemak dan gulanya yang tinggi menjadi salah satu biang keladi naiknya berat badan. Sudah saatnya mengimbangi hal tersebut dengan memperbanyak konsumsi sayuran, buah-buahan segar, serta biji-bijian. Makanan kaya serat terbukti memberi rasa kenyang lebih cepat dan menahannya lebih lama, sehingga nafsu makan berlebih pun lebih mudah dikendalikan.
4. Rutin Bergerak dan Berolahraga
Kesibukan bersilaturahmi sering kali membuat rutinitas olahraga terbengkalai. Padahal, aktivitas fisik berperan penting dalam meningkatkan laju metabolisme tubuh sehingga pembakaran kalori berlangsung lebih optimal. Tidak perlu olahraga berat, jalan cepat, lari pagi, berenang, atau lompat tali selama minimal 30 menit sebanyak empat hingga lima kali sepekan sudah cukup efektif untuk membantu menurunkan berat badan secara bertahap.
5. Biasakan Minum Air Putih Sebelum Makan
Kebiasaan kecil ini kerap diabaikan, padahal dampaknya cukup signifikan. Meminum segelas air putih sebelum duduk di meja makan dapat membantu menciptakan rasa kenyang lebih awal, sehingga porsi makan pun lebih terkendali. Bagi yang merasa bosan dengan air putih biasa, infused water bisa menjadi alternatif yang lebih menarik.
Menjalani kelima langkah di atas secara konsisten adalah kuncinya. Namun, jika dalam prosesnya muncul pertanyaan atau kekhawatiran seputar kondisi kesehatan, tidak ada salahnya untuk mendiskusikannya langsung dengan tenaga medis profesional. (ACH)