TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten Temanggung terus memperkuat program pemenuhan gizi masyarakat melalui percepatan pembangunan dan pengoperasian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah.
Hingga pertengahan Juni 2026, sebanyak 38 SPPG di sejumlah kecamatan masih berada dalam tahap persiapan pembangunan, sementara 87 unit lainnya telah aktif beroperasi dan memberikan layanan kepada masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung, Tri Winarno, menjelaskan bahwa puluhan SPPG yang masih dalam tahap persiapan saat ini sedang menjalani berbagai proses penting sebelum pembangunan fisik dimulai.
“Tercatat sebanyak 38 SPPG saat ini masih dalam proses persiapan pembangunan. Tahap ini meliputi perencanaan, koordinasi teknis, serta pemenuhan berbagai persyaratan yang diperlukan sebelum pembangunan fisik dapat dilaksanakan,” kata Sekda Pemkab Temanggung Tri Winarno di Temanggung, dikutip dari Antara, Rabu.
Selain tahapan persiapan pembangunan, terdapat satu SPPG yang saat ini memasuki proses survei lapangan sebagai bagian dari verifikasi lokasi serta penilaian kesiapan pelaksanaan program di wilayah yang telah ditentukan.
Dari sisi administrasi kelembagaan, pemerintah daerah juga terus mendorong percepatan legalitas operasional bagi sejumlah unit yang belum sepenuhnya memenuhi persyaratan.
Sebanyak lima SPPG masih menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK) yang akan menjadi dasar hukum operasional layanan tersebut.
Sementara itu, delapan SPPG lainnya masih dalam tahap penyelesaian administrasi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) guna memastikan seluruh fasilitas memenuhi standar kesehatan, kebersihan, dan keamanan pangan yang telah ditetapkan.
Pada sektor infrastruktur pendukung, terdapat tiga SPPG yang masih menunggu penyelesaian pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebelum dapat melanjutkan tahapan operasional berikutnya.
Meski sejumlah unit masih berada dalam proses persiapan, perkembangan terbesar justru terlihat pada jumlah SPPG yang telah aktif melayani masyarakat.
“Adapun perkembangan paling signifikan terlihat pada tahap operasional, di mana sebanyak 87 SPPG telah memasuki fase operasional dan siap memberikan layanan sesuai dengan tujuan program pemenuhan gizi masyarakat,” kata Tri.
Keberadaan puluhan SPPG yang telah beroperasi menjadi bagian penting dalam mendukung program peningkatan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperluas jangkauan pelayanan di berbagai wilayah Kabupaten Temanggung.
Pemerintah Kabupaten Temanggung optimistis seluruh SPPG yang saat ini masih menjalani tahapan pembangunan, verifikasi, maupun penyelesaian administrasi dapat segera beroperasi secara penuh dalam waktu mendatang.
Dengan bertambahnya jumlah unit yang aktif, manfaat program pemenuhan gizi diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.***