LOMBOK— Keberangkatan 247 jemaah haji dari Kloter 12 Embarkasi Lombok pada Jumat malam menjadi penanda berakhirnya fase pemberangkatan calon haji asal Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk musim haji 2025.
Prosesi pelepasan berlangsung di Asrama Haji Lombok dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Deputi Bidang Pengawasan, Pemantauan, dan Evaluasi Layanan Haji Badan Pengelola Haji (BP Haji), Harun Alrasyid.
Keberangkatan kloter terakhir ini menandai selesainya seluruh jadwal pengiriman jemaah dari NTB tahun ini.
Para jemaah yang berasal dari tiga kabupaten, yakni Lombok Barat, Sumbawa, dan Dompu, akan menunaikan ibadah haji dengan rute penerbangan langsung menuju Jeddah dari Bandara Internasional Lombok.
Harun Alrasyid, yang baru saja menjabat sebagai Deputi Pengawasan di BP Haji dan sebelumnya dikenal luas sebagai “Raja OTT” saat masih di KPK, mengingatkan jemaah akan pentingnya menjaga nama baik daerah selama di Tanah Suci. Ia juga menekankan nilai-nilai kesederhanaan dan moralitas pasca ibadah.
“Bersyukurlah karena telah terpilih menjadi tamu Allah yang istimewa. Perbanyak sholawat, jaga persaudaraan dan kekompakan, serta jaga nama baik NTB. Ujian kesabaran akan menjadi bagian dari perjalanan ini. Sepulangnya nanti, jadilah agen perubahan moral dengan hidup sederhana dan berpakaian sopan,” ungkapnya.
Pelantikan Harun beberapa waktu lalu dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengawasan penyelenggaraan haji yang profesional dan bersih dari praktik yang merugikan jemaah.
Dalam kesempatan ini, ia didampingi para pejabat lainnya dari BP Haji seperti Bapak Denny, Tree Agung N, dan Ivan Sentana, serta tokoh-tokoh daerah NTB, termasuk Kakanwil Kemenag NTB, anggota DPRD, perwakilan TNI/Polri, Forkopimda, dan seluruh tim petugas haji embarkasi.
Momentum ini menjadi penutup dari seluruh proses pemberangkatan jemaah asal NTB yang telah berlangsung sejak awal Mei, menandai kesiapan penuh daerah ini dalam mendukung kelancaran ibadah haji secara nasional.***