Kementerian Pertanian bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) resmi menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat sistem keamanan siber dalam pengelolaan data pangan nasional.
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menegaskan bahwa sektor pangan adalah urat nadi negara yang harus dilindungi sepenuhnya. Kerja sama strategis dengan BSSN diharapkan mampu melindungi sistem informasi pertanian dari ancaman digital, serta mendukung komunikasi digital antarpetani di seluruh Indonesia.
Amran juga menekankan bahwa gangguan terhadap sistem pangan dapat mengancam stabilitas negara, sehingga penguatan teknologi keamanan siber di bidang pertanian menjadi krusial untuk menjaga kedaulatan pangan nasional.
Kolaborasi ini juga menjadi wujud kontribusi Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan global dan misi kemanusiaan internasional. Diharapkan, integrasi sistem digital yang aman dan efisien akan mendorong terwujudnya visi Presiden menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
Caption | Admin: Farraa