JAKARTA — Joey Pelupessy ikut menyuarakan dukungan untuk Erick Thohir di tengah gelombang kritik publik.
Gelandang Timnas itu meminta suporter Indonesia tetap solid memberi energi positif kepada Ketua Umum PSSI.
Erick disorot usai Timnas tersingkir dari kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia karena dua kekalahan beruntun.
Kebijakan pergantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert dinilai publik belum membawa perubahan.
Namun, Pelupessy menilai Erick telah bekerja keras untuk membangun sistem dan semangat baru di tubuh Garuda.
“Kini, beberapa hari usai laga terakhir kami dengan timnas di Arab Saudi dan banyaknya reaksi, saya ingin memberikan tanggapan pribadi yang positif,” buka Pelupessy.
Ia juga mengapresiasi kepercayaan besar dari Kluivert yang memberinya debut saat laga kontra Bahrain Maret lalu.
“Kepercayaan dan cara kerja selama beberapa bulan terakhir dengan seluruh staf ini sangat menyenangkan.”
Pelupessy menegaskan semangat timnas tetap menyala meski mimpi tampil di Piala Dunia kembali tertunda.
“Sayangnya, seperti yang saya katakan sebelumnya: saat ini ‘Mimpi tetaplah Mimpi’.” katanya menambahkan.
Ia menyebut Erick selalu menciptakan kondisi terbaik agar pemain bisa tampil maksimal untuk Merah Putih.
“Setelah semua reaksi terhadap Bapak Thohir, saya dapat mengatakan dari pengalaman saya sendiri bahwa Bapak Thohir dan timnya selalu menciptakan kondisi terbaik bagi kami sebagai tim agar dapat memberikan performa terbaik untuk Timnas.”
Pelupessy menutup dengan ajakan agar dukungan publik kepada Erick dan Timnas tetap mengalir penuh.
“Sebagai penutup pesan ini, saya ingin menyampaikan: Mohon terus dukung Timnas dan Bapak Thohir bersama-sama sebagai satu kesatuan, seperti yang selalu Anda lakukan,” ujarnya.
Sebelum Pelupessy, Jay Idzes dan Calvin Verdonk juga lebih dulu membela Erick di tengah sorotan publik.
Erick sendiri memilih berbicara lewat media sosial saat memutus kontrak Kluivert daripada menggelar konferensi.
Dalam acara lain, ia menolak membahas pelatih asal Belanda itu dengan alasan fokus pada tugasnya sebagai Menpora.
Langkah ini menuai reaksi beragam, tapi Pelupessy berharap dukungan tetap diarahkan untuk kemajuan sepak bola.***