JAKARTA – Bagi kalangan pekerja kantoran, mencari waktu berolahraga di tengah padatnya aktivitas hari kerja bukan perkara mudah. Rasa lelah sepulang kerja sering membuat niat berolahraga terhambat. Namun kabar baiknya, sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa rutinitas olahraga pada akhir pekan tetap memberikan manfaat besar bagi kesehatan otak.
Penelitian tersebut menemukan bahwa mereka yang berolahraga hanya pada akhir pekan—sering disebut weekend warriors—tetap memperoleh manfaat kesehatan otak yang setara dengan individu yang berolahraga secara rutin sepanjang minggu. Aktivitas fisik berintensitas sedang hingga berat terbukti mampu menurunkan risiko demensia, stroke, Parkinson, kecemasan, hingga depresi. Menariknya, manfaat tersebut tetap dapat dirasakan meski olahraga dilakukan hanya satu hingga dua hari dalam seminggu.
Direktur ALS Center of Excellence di University of Michigan, Eva Feldman, mengatakan temuan ini memberi fleksibilitas bagi masyarakat untuk memilih pola olahraga yang sesuai gaya hidup mereka “tanpa harus berkompromi dengan manfaat kesehatannya.”
Berikut sejumlah ide olahraga akhir pekan yang bisa dilakukan dan banyak diminati:
- Jalan santai atau jogging:
Olahraga sederhana yang bisa dilakukan di mana saja, idealnya 30–60 menit. - Bersepeda:
Aktivitas menyenangkan yang cocok dilakukan bersama keluarga di taman atau jalur khusus. - Berenang:
Minim risiko cedera sekaligus melatih hampir seluruh otot tubuh. - Yoga:
Menggabungkan pernapasan, fleksibilitas, dan meditasi untuk meredakan stres. - Badminton:
Seru dilakukan bersama teman atau keluarga, sekaligus melatih refleks dan stamina. - Padel:
Olahraga raket perpaduan tenis dan squash yang kini tengah populer karena mudah dipelajari. - Hiking:
Aktivitas pendakian yang memberi kesempatan menikmati udara segar di alam terbuka. - Senam pagi:
Ringan, menyegarkan, dan efektif membuat tubuh kembali aktif. - Menari:
Kegiatan yang membakar kalori sekaligus meningkatkan suasana hati, termasuk tren line dance. - Squats dan push-up:
Dapat dilakukan di rumah, efektif untuk membakar lemak perut dan menurunkan risiko obesitas.
Selain pilihan tersebut, olahraga lain yang sesuai minat dan kemampuan dapat menjadi alternatif. Yang terpenting, pilih aktivitas yang menyenangkan agar rutinitas dapat terjaga. Mereka yang hanya berolahraga di akhir pekan tetapi mencapai total 150 menit aktivitas fisik sedang hingga berat per minggu tetap dikategorikan sebagai aktif. Ini membuktikan bahwa olahraga akhir pekan tetap ampuh menjaga kesehatan otak dan tubuh.
Bagi yang kesulitan berolahraga pada hari kerja, tidak perlu berkecil hati. Tetaplah aktif pada akhir pekan dan rasakan manfaatnya bagi kesehatan jangka panjang.