Lando Norris tampil luar biasa dalam sesi kualifikasi yang berlangsung dalam kondisi sulit, memastikan pole position ketiganya secara beruntun. Hujan deras mengguyur sepanjang sesi, memaksa seluruh pembalap menggunakan ban full wet sejak awal.
Setelah lolos mulus ke Q3, Norris terlihat sangat percaya diri di lintasan. Meski sempat melakukan kesalahan di sektor terakhir, ia tetap berhasil mengalahkan catatan waktu pole sementara milik Max Verstappen dengan selisih 0,3 detik.
Dengan hasil ini, Norris berpeluang memperlebar keunggulan klasemennya hingga lebih dari satu kemenangan penuh. Oscar Piastri akan start dari posisi lima, sementara Verstappen membayangi Norris dari posisi kedua. Di belakangnya, Carlos Sainz dari Williams mengamankan posisi ketiga setelah tampil cepat sepanjang kualifikasi dan hampir merebut posisi front row.
George Russell (Mercedes) akan start dari posisi empat, disusul Piastri.
Liam Lawson tampil impresif untuk Racing Bulls dengan menempati posisi enam, unggul atas Fernando Alonso. Isack Hadjar membuat Racing Bulls menempatkan dua mobil sekaligus di posisi delapan besar.
Charles Leclerc dan Pierre Gasly melengkapi posisi 10 besar.
Sementara itu, keputusan Aston Martin untuk memasang ban intermediate pada Lance Stroll di Q2 menjadi perjudian yang gagal total. Padahal kecepatannya dengan ban wet sebelumnya sangat kuat.
Hari yang buruk juga menimpa Lewis Hamilton, yang harus memulai balapan dari posisi paling belakang. Hamilton gagal mencatatkan lap cepat ketika kondisi trek membaik di akhir sesi—dipicu komunikasi yang kembali dipertanyakan antara dirinya dan Ferrari. Hamilton bahkan tidak sadar ia harus mencetak lap penting untuk bisa lolos ke Q2.
Ferrari diperkirakan akan mempertimbangkan untuk memulai Hamilton dari pit lane agar dapat melakukan perubahan setup tergantung kondisi cuaca balapan hari Minggu.
