PADANG – Persija Jakarta harus pulang dengan tangan hampa setelah kalah 0-1 dari tuan rumah Semen Padang FC pada pekan ke-15 Super League 2025–2026. Pertandingan yang digelar di Stadion H. Agus Salim, Padang, Senin (22/12/2025), diwarnai drama kartu merah, gol bunuh diri, hingga keputusan Video Assistant Referee (VAR).
Sejak awal laga, Persija tampil dominan dan mengambil inisiatif serangan. Tim asuhan Mauricio Souza mencoba menekan pertahanan Semen Padang dengan permainan cepat dan umpan-umpan pendek. Namun, solidnya lini belakang tuan rumah membuat sejumlah peluang Persija gagal berbuah gol.
Petaka bagi Persija datang pada menit ke-37. Figo Dennis Saputrananto harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah menerima kartu kuning kedua. Bermain dengan 10 pemain, Persija tetap menunjukkan keberanian dengan mempertahankan intensitas serangan hingga akhir babak pertama.
Memasuki paruh kedua, Persija terus berupaya memecah kebuntuan. Sejumlah percobaan dilepaskan, tetapi belum mampu menembus pertahanan Semen Padang yang tampil disiplin. Justru pada menit ke-82, gawang Persija kebobolan akibat gol bunuh diri Jordi Amat. Bek Persija itu salah mengantisipasi bola hasil sepakan Pedro Matos, yang berujung bola masuk ke gawang sendiri.
Setelah tertinggal, Persija berusaha meningkatkan tekanan demi menyamakan kedudukan. Namun situasi kembali tidak menguntungkan ketika Fabio da Silva Calonego diganjar kartu merah pada menit ke-90+5 usai melakukan pelanggaran terhadap pemain lawan. Keputusan wasit diambil setelah meninjau tayangan VAR, membuat Persija harus melanjutkan pertandingan dengan sembilan pemain.
Drama berlanjut pada masa tambahan waktu. Persija sempat mencetak gol melalui Maxwell Souza pada menit ke-100. Menerima umpan dari Allano Lima, Maxwell melepaskan tembakan keras ke pojok kiri bawah gawang yang tak mampu dijangkau kiper Semen Padang, Arthur Augusto. Gol tersebut sempat disambut selebrasi emosional oleh Maxwell.
Namun, gol itu akhirnya dianulir setelah wasit kembali melakukan pengecekan VAR. Dalam tayangan ulang, Allano Lima dinilai melakukan pelanggaran dengan gerakan tangan ke wajah pemain Semen Padang sebelum mengirimkan assist. Keputusan tersebut memicu protes dari para pemain Persija, tetapi skor tetap bertahan 1-0 untuk kemenangan tuan rumah.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Persija gagal mencetak gol balasan. Kekalahan ini membuat Macan Kemayoran harus mengakhiri laga penuh drama tanpa poin, sementara Semen Padang sukses mengamankan kemenangan penting di kandang sendiri.