JAKARTA – Times of Israel melaporkan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) tengah menyiapkan rencana operasi militer intensif di Jalur Gaza yang akan dilancarkan pada bulan Maret 2026.
Menurut laporan tersebutyang dilansir Sputnik, Minggu (11/1/2026), serangan diarahkan ke Kota Gaza dengan tujuan mendorong garis demarkasi yang disebut “garis kuning” ke arah barat hingga pantai, sekaligus memperluas wilayah yang berada di bawah kendali Israel.
Dukungan AS terhadap Israel
Seorang diplomat Arab mengatakan operasi ini tidak mungkin dilakukan tanpa dukungan Amerika Serikat. Ia juga menambahkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak percaya Hamas akan melucuti senjatanya, sehingga menginstruksikan IDF untuk menyiapkan strategi militer baru.