JAKARTA – Perdebatan panjang mengenai pilihan antara Real Madrid dan Barcelona mendapatkan warna baru setelah Paus Leo XIV memberikan jawaban yang cerdas dan penuh diplomasi saat kunjungannya ke Spanyol.
Dalam perjalanan menuju Negeri Matador tersebut, seorang jurnalis melontarkan pertanyaan yang selama ini dianggap sensitif bagi banyak tokoh publik, yakni memilih antara dua raksasa sepak bola Spanyol, Real Madrid atau Barcelona.
Alih-alih terjebak dalam kontroversi, Paus Leo XIV mampu menjawab dengan cara yang membuat banyak orang tersenyum sekaligus menghormati posisinya sebagai pemimpin Gereja Katolik yang menaungi umat dari berbagai latar belakang.
Saat ditanya mengenai klub pilihannya, Paus Leo XIV memberikan jawaban yang langsung menarik perhatian publik.
“Itu pertanyaan yang mudah. Paus mendukung semua tim. Tetapi Prevost mendukung Real Madrid,” jawabnya seperti dilansir HITC, Minggu (7/6/2026)
Pernyataan tersebut merujuk pada nama keluarganya sebelum terpilih menjadi Paus, yakni Robert Francis Prevost.
Melalui kalimat singkat itu, ia berhasil membedakan antara tanggung jawabnya sebagai pemimpin spiritual dunia yang harus bersikap netral dengan preferensi pribadinya sebagai penggemar olahraga.
Jawaban tersebut dinilai sangat tepat mengingat agenda kunjungannya mencakup dua kota yang menjadi pusat rivalitas sepak bola Spanyol, Madrid dan Barcelona.
Dengan pendekatan yang santai namun elegan, Paus Leo XIV berhasil menghindari kesan memihak secara institusional, sekaligus menunjukkan sisi personal yang lebih dekat dengan masyarakat.
Kecintaan Paus Leo XIV pada Olahraga Sudah Lama Dikenal
Pengakuan mengenai dukungannya terhadap Real Madrid bukanlah hal yang muncul secara tiba-tiba.
Sejak awal masa kepemimpinannya di Vatikan, Paus Leo XIV beberapa kali menunjukkan bahwa olahraga merupakan salah satu sarana efektif untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.
Lahir dan besar di Chicago, Amerika Serikat, ia diketahui memiliki hubungan emosional yang kuat dengan dunia olahraga, terutama baseball.
Sebelum menjadi Paus, ia dikenal sebagai pendukung setia tim baseball Chicago White Sox.
Kedekatannya dengan klub tersebut bahkan tercatat ketika ia hadir langsung menyaksikan pertandingan pertama World Series tahun 2005, salah satu momen bersejarah bagi White Sox.
Selain itu, Paus Leo XIV juga beberapa kali menunjukkan selera humornya ketika berbicara tentang olahraga.
Dalam sebuah kesempatan di Vatikan, ketika ada seseorang yang meneriakkan dukungan kepada Chicago Cubs, ia disebut menanggapi dengan candaan mengenai kekalahan tim tersebut.
Sikap santai seperti inilah yang membuat banyak orang menilai pengakuannya sebagai pendukung Real Madrid terasa alami dan tulus.
Pernyataan itu bukan sekadar jawaban formal yang disusun untuk kepentingan citra publik, melainkan refleksi dari seorang penggemar olahraga yang memahami emosi dan loyalitas para suporter.
Respons yang Menghibur Pendukung El Real dan Barcelona
Bagi para pendukung Real Madrid, pengakuan tersebut tentu menjadi cerita menarik yang akan terus dikenang.
Meski tidak dapat diklaim sebagai dukungan resmi dari Vatikan, pernyataan pribadi Paus Leo XIV memberikan kebanggaan tersendiri bagi para Madridista di seluruh dunia.
Sementara itu, para pendukung Barcelona juga dapat menerima jawaban tersebut dengan lapang dada karena Paus tetap menegaskan bahwa jabatannya sebagai pemimpin Gereja Katolik berada di atas rivalitas sepak bola.
Dengan kata lain, Paus Leo XIV berhasil melakukan sesuatu yang jarang terjadi dalam perdebatan El Clasico: memberikan jawaban yang memuaskan kedua kubu sekaligus.***