Sebuah insiden tak biasa mewarnai suasana malam di kawasan Bintaro Permai, Jakarta Selatan. Sebuah mobil listrik mengalami kerusakan parah pada bagian atap setelah tertimpa arm dan boom (lengan) ekskavator di kolong Tol Bintaro, Kamis malam.
Video kejadian yang viral pada Jumat (27/2/2026) memperlihatkan kondisi mencekam saat alat berat tersebut, yang sedang diangkut oleh truk trailer, menghantam bagian atas mobil hingga ringsek. Posisi lengan ekskavator yang terlalu panjang dan menggantung melebihi badan truk menjadi pemicu utama kecelakaan tersebut.
Kronologi: Antara Manuver dan Ketidaksabaran
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujianto, mengonfirmasi bahwa kecelakaan terjadi saat truk pengangkut ekskavator tengah berupaya melakukan manuver, diduga hendak berbelok atau memutar arah.
Di saat yang bersamaan, pengemudi mobil listrik diduga kurang bersabar menunggu proses manuver alat berat tersebut selesai. Mobil terus melaju hingga akhirnya masuk ke dalam zona bahaya tepat di bawah lengan ekskavator yang sedang berayun.
“Mungkin saat truk pembawa ekskavator mau memutar, pengemudi mobil pribadi tidak sabar dan tetap maju,” jelas Mujianto, Jumat (27/2).
Berakhir Damai: Tanpa Tuntutan Ganti Rugi
Meski atap mobil mengalami kerusakan yang cukup serius, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kabar mengejutkannya lagi, drama di jalan raya ini berakhir dengan antiklimaks yang menyejukkan.
Pengemudi mobil listrik dilaporkan telah berkoordinasi dengan pihak proyek dan sepakat untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
“Informasinya, pemilik mobil pribadi tidak menuntut ganti rugi. Namun, tetap diagendakan pertemuan antara kedua belah pihak untuk koordinasi lebih lanjut,” tambah Mujianto.
Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi para pengguna jalan di Jakarta untuk selalu menjaga jarak aman dan bersabar saat berhadapan dengan kendaraan pengangkut alat berat, terutama di area yang sempit seperti kolong tol.