JAKARTA – Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian kembali melonjak pada perdagangan Selasa, 3 Maret 2026, memperpanjang reli penguatan yang sudah berlangsung sejak dua hari terakhir.
Kenaikan harga emas batangan ini membuat produk logam mulia UBS dan Galeri24 di Pegadaian menembus level baru yang lebih tinggi dibanding awal pekan, sekaligus mempertegas tren bullish di pasar ritel.
Berdasarkan pembaruan resmi dari laman Sahabat Pegadaian, harga emas UBS dan Galeri24 mengalami kenaikan signifikan per gram, dengan selisih puluhan ribu rupiah dalam sehari.
Harga emas UBS tercatat naik Rp28.000 per gram sehingga kini berada di posisi Rp3.195.000 per gram dari sebelumnya Rp3.167.000 per gram.
Sementara itu, harga emas Galeri24 melonjak lebih agresif dengan kenaikan Rp46.000 per gram menjadi Rp3.173.000 dari posisi sebelumnya Rp3.130.000 per gram.
Kenaikan harga emas Pegadaian ini semakin memperkuat minat investor ritel yang memanfaatkan momentum penguatan logam mulia sebagai instrumen lindung nilai di tengah dinamika ekonomi global.
Produk emas UBS tersedia dalam berbagai pilihan berat mulai 0,5 gram hingga 500 gram sehingga memberikan fleksibilitas bagi investor pemula maupun pembeli skala besar.
Adapun emas Galeri24 ditawarkan dalam rentang 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram yang menyasar kebutuhan investasi jangka panjang maupun diversifikasi aset.
Rincian Lengkap Harga Emas UBS di Pegadaian 3 Maret 2026
Harga Emas UBS (Pegadaian)
- 0,5 gram: Rp1.727.000
- 1 gram: Rp3.195.000
- 2 gram: Rp6.341.000
- 5 gram: Rp15.670.000
- 10 gram: Rp31.174.000
- 25 gram: Rp77.781.000
- 50 gram: Rp155.243.000
- 100 gram: Rp310.363.000
- 250 gram: Rp775.678.000
- 500 gram: Rp1.549.535.000
Harga Emas Galeri24 (Pegadaian)
- 0,5 gram: Rp1.664.000
- 1 gram: Rp3.173.000
- 2 gram: Rp6.270.000
- 5 gram: Rp15.560.000
- 10 gram: Rp31.037.000
- 25 gram: Rp77.176.000
- 50 gram: Rp154.230.000
- 100 gram: Rp308.308.000
- 250 gram: Rp768.877.000
- 500 gram: Rp1.537.753.000
- 1.000 gram: Rp3.075.505.000
Lonjakan harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian ini menjadi sinyal kuat bahwa minat terhadap investasi logam mulia masih terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi, sekaligus membuka peluang strategi beli bertahap bagi investor jangka panjang.***