Pesona Cristiano Ronaldo di tanah Arab kembali mencuri perhatian. Menjelang hari kemenangan, megabintang Al Nassr ini tak ketinggalan membagikan pesan hangat bagi seluruh umat Muslim di dunia. Menariknya, CR7 tampil elegan dengan gaya yang sangat lokal, memicu diskusi hangat di jagat maya.
Ikon sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, kembali menunjukkan toleransi dan kedekatannya dengan budaya Arab Saudi. Melalui akun X resminya (@cristiano), pemain asal Portugal ini menyampaikan ucapan selamat Idulfitri 1447 H yang penuh makna bagi para penggemarnya.
“Selamat Idulfitri untuk semua! 🌙 Semoga kalian semua menikmati hari yang sangat istimewa bersama keluarga dan orang-orang terkasih. Semoga kalian dilimpahi kedamaian dan kebahagiaan,” tulis pemenang lima Ballon d’Or tersebut.
Tampil “Beda” dengan Jubah Bermotif
Yang membuat unggahan ini viral bukan sekadar ucapannya, melainkan penampilannya. Ronaldo tampak gagah mengenakan Thobe (jubah panjang khas pria Arab) dengan corak unik yang sekilas menyerupai motif batik. Penampilan ini langsung memancing ribuan komentar, bahkan tak sedikit netizen yang kembali mempertanyakan keyakinannya karena sang bintang tampak begitu luwes dengan atribut tersebut.
Meski bukan pemeluk agama Islam, Ronaldo dikenal sangat menghargai tradisi di tempatnya berkarier sekarang. Sejak bergabung dengan Al Nassr pada 2022, ia kerap tertangkap kamera mengucapkan “Assalamualaikum” saat menyapa rekan setim hingga mengenakan gamis dalam aktivitas sehari-hari di luar lapangan.
Sempat Cicipi Puasa Ramadan
Totalitas Ronaldo dalam membaur tidak berhenti pada pakaian saja. Mantan pemain Al Nassr, Sharahili, sempat mengungkap dalam podcast Thmanyah Sport bahwa Ronaldo pernah mencoba berpuasa selama dua hari pada tahun lalu.
“Cristiano mencoba berpuasa bersama pemain Muslim lainnya untuk merasakan apa yang dirasakan umat Muslim saat menahan lapar dan dahaga,” ungkap Sharahili.
Aksi-aksi spontan ini semakin mengukuhkan posisi Ronaldo bukan hanya sebagai mesin gol di lapangan hijau, tetapi juga sebagai duta budaya yang mampu menjembatani perbedaan melalui rasa saling menghormati.