JAKARTA – Libur Lebaran tahun ini membawa euforia tersendiri bagi para pemudik, sekaligus menjadi berkah bagi toko oleh-oleh di Lampung dan Jember karena pengunjung meningkat drastis hingga tiga kali lipat.
Di Kota Bandar Lampung, Aneka Sari Rasa menjadi sorotan karena sejak Hari Raya Idulfitri pada Sabtu (21/3), toko nyaris tak pernah sepi, bahkan parkiran selalu dipenuhi kendaraan dari berbagai daerah.
Ragam oleh-oleh khas Lampung seperti keripik pisang, kerupuk kemplang, dan sambal menjadi rebutan pengunjung yang memadati setiap sudut toko.
Supervisor Aneka Sari Rasa, Arya Astawan, menyatakan bahwa lonjakan pengunjung tahun ini jauh lebih tinggi dibanding Lebaran sebelumnya.
“Yang memengaruhi peningkatan kunjungan ini karena banyak pemudik dari Jabodetabek yang datang ke Lampung,” jelas Arya, Kamis (26/3).
Arya menambahkan, tren peningkatan kunjungan kemungkinan akan berlanjut hingga akhir pekan ini, mengingat pengalaman tahun-tahun sebelumnya di mana wisatawan asal Sumatra Selatan memadati toko oleh-oleh menjelang berakhirnya masa libur Lebaran.
Fenomena serupa terjadi di Purnama Jati, pusat oleh-oleh di Kabupaten Jember, Jawa Timur, di mana pengunjung dari pagi hingga malam memadati toko sejak H+1 Idulfitri.
Kudapan lokal seperti prol tape dan kacang edamame menjadi produk yang paling diburu wisatawan, khususnya pengunjung dari luar Jember yang ingin membawa pulang buah tangan khas daerah.
Amalia, pegawai Purnama Jati, mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung meningkat drastis dibanding hari biasa.
“Kenaikannya cukup signifikan. Sebagai gambaran, jika kami biasanya menerima 30 pengunjung di hari biasa, mungkin di masa mudik dan libur lebaran kali ini kami bisa menerima hingga 100 pengunjung per hari,” tuturnya.
Para pemudik memanfaatkan momentum Lebaran untuk membeli oleh-oleh sebagai hadiah keluarga atau teman, sekaligus mempromosikan produk lokal unggulan daerah masing-masing.
Vivi, warga asli Jember, membeli beberapa bungkus kopi Jember untuk dibagikan ke rekan-rekan kerjanya di Jakarta.
“Kopi jember ini memang enak, cuma tidak banyak orang tahu. Jadi saya manfaatkan masa-masa mudik ini untuk membeli kopi agar teman-teman saya mengenal kopi asal Jember,” ujarnya.
Sementara itu, Ikey, pengunjung Aneka Sari Rasa di Lampung, memilih membagi oleh-oleh ke kerabatnya di Subang, Jawa Barat, sekaligus dinikmati sendiri.
“Jadi saya setiap tahun ke toko ini (Aneka Sari Rasa) karena isinya lengkap. Nanti sebagian oleh-olehnya akan saya bagi, sementara sebagian lainnya akan saya makan sendiri,” jelasnya.
Momen libur Lebaran ini sekaligus menjadi kesempatan emas bagi toko oleh-oleh untuk meningkatkan promosi produk lokal, memperkenalkan khasanah kuliner daerah, dan mendongkrak omzet secara signifikan.***