JAKARTA – Kabar buruk datang dari kubu Los Angeles Lakers setelah Luka Doncic dipastikan menepi hingga akhir musim reguler NBA akibat cedera hamstring grade 2 yang cukup serius.
Hasil pemeriksaan MRI mengonfirmasi tingkat keparahan cedera yang dialami bintang asal Slovenia tersebut, sehingga tim medis merekomendasikan masa pemulihan lebih panjang.
Luka Doncic cedera saat pertandingan melawan Oklahoma City, yang kini berdampak signifikan terhadap komposisi dan performa Lakers di sisa kompetisi.
Cedera hamstring grade 2 dikenal membutuhkan waktu pemulihan yang tidak singkat karena melibatkan robekan sebagian pada otot, sehingga pemain membutuhkan rehabilitasi intensif sebelum kembali ke lapangan.
Sebelumnya, Doncic pernah mengalami cedera serupa dan harus absen dalam empat pertandingan menjelang NBA All-Star, namun saat itu ia mampu kembali tampil usai jeda All-Star.
Performa Doncic musim ini sebenarnya sedang berada di puncak, dengan rata-rata 33,5 poin, 8,3 assist, dan 7,7 rebound per pertandingan.
Dominasi tersebut semakin terlihat setelah ia mencatatkan 13 laga dengan torehan minimal 30 poin dan membawa dirinya meraih penghargaan pemain terbaik wilayah timur untuk bulan Maret.
Absennya Doncic menjadi pukulan telak bagi Lakers yang masih memiliki lima laga tersisa di musim reguler, dimulai dari pertandingan menghadapi Dallas Mavericks pada Minggu.
Saat ini, Lakers mencatatkan rekor impresif 50-27, namun kehilangan pemain kunci seperti Doncic berpotensi mengganggu momentum mereka menjelang fase playoff.
Di sisi lain, cedera ini juga berdampak pada peluang individu Doncic dalam perebutan gelar MVP karena ia terancam tidak memenuhi syarat minimal 65 pertandingan.
Meski demikian, pihak agen Doncic dikabarkan akan mengajukan banding dengan alasan kondisi luar biasa atau extraordinary circumstance.
Situasi ini menempatkan Lakers dalam tekanan besar untuk tetap kompetitif tanpa salah satu pemain terbaik mereka di momen krusial musim.***