JAKARTA – Fedarasi Bola Voli Korea (KOVO) resmi membuka pasar pemain bebas (free agnet/FA) Divisi V-League Putri pada 8 April dengan merilis daftar 20 pemain berstatus FA.
Para pemain dapat bernegosiasi dengan ujuh klub, termasuk tim asal mereka hingga 21 April 2026 pukul 18.00 waktu setempat.
Nama yang paling banyak menarik perhatian adalah Jeong Ho-young (25, Red Sparks), pemain tengah yang memulai debut profesional sebagai pilihan pertama pada musim 2019-2020.
Sebagai anggota tim nasional, ia konsisten tampil impresif. Di musim 2025-2026, Ho-young mencatat 27 pertandingan, menempati peringkat keempat blok per set (0,667), serta menjadi pencetak poin ketiga terbanyak tim dengan 290 poin. Meski sempat cedera jari pada Februari, ia dipastikan siap tampil musim depan.
Dilansir dari Naver, Kamis (9/4/2026), Hyundai E&C disebut sebagai klub yang paling berpotensi merekrut Ho-young, menyusul pensiunnya center veteran Yang Hyo-jin (37). Dengan gaji sekitar 800 juta won yang kini keluar dari batasan gaji, Hyundai E&C memiliki ruang untuk lebih agresif di pasar FA.
Selain Ho-young, setter tim nasional Kim Da-in (28, Hyundai E&C) juga menjadi sorotan. Ia menempati peringkat kedua liga dengan 10.963 lemparan per set. IBK Industrial Bank dikabarkan berminat memperkuat posisi setter, sementara Hyundai E&C menjadikan mempertahankan Kim sebagai prioritas.
Pasar FA kali ini juga diwarnai oleh sejumlah pemain veteran, seperti Kim Su-ji (39, Heungkuk Life Insurance), Yeom Hye-seon (35, Cheong Kwan Jang), Moon Jeong-won (34, Korea Expressway Corporation), dan Park Jeong-ah (33, Pepper Savings Bank).
Menurut sistem gaji KOVO, terdapat 15 pemain di Grup A (≥100 juta won) termasuk Jeong dan Kim, serta 5 pemain di Grup B (50–100 juta won). Klub yang merekrut pemain Grup A wajib memberikan kompensasi berupa 200% gaji musim sebelumnya plus satu pemain kompensasi, atau 300% gaji. Untuk Grup B, kompensasi ditetapkan sebesar 300% gaji musim sebelumnya.