JAKARTA – Menjelang datangnya bulan haji dan Iduladha, semangat berkurban mulai digaungkan di tengah masyarakat. Salah satunya datang dari Pondok Pesantren Nurul Jadid, Kumpai, Kubu Raya, Kalimantan Barat, yang mengajak umat Muslim untuk menunaikan ibadah kurban sekaligus berkontribusi dalam pembangunan pesantren.
Dalam ajakannya, K.H.Mu’id Khalil, Muassis Ma’had Nurul Jadid, menekankan bahwa ibadah kurban bukan hanya bentuk ketaatan kepada Allah, tetapi juga sarana berbagi kepada sesama. “Mari kita berkurban sebagai bentuk cinta kita kepada Allah,” ujarnya.
Pondok Pesantren Nurul Jadid diketahui telah menyiapkan berbagai pilihan hewan kurban, khususnya kambing, dengan kualitas yang telah memenuhi syarat. Harga yang ditawarkan pun bervariasi dan dinilai cukup terjangkau, mulai dari Rp2,3 juta hingga Rp5 juta per ekor, menyesuaikan dengan ukuran dan kualitas hewan.
Menariknya, pembelian hewan kurban di pesantren ini tidak hanya bernilai ibadah semata. Dana yang terkumpul juga akan digunakan untuk mendukung pembangunan Pondok Pesantren Nurul Jadid yang berlokasi di Desa Kumpai, Sungai Ambangah.
“Dengan membeli kambing di sini, tidak hanya mendapatkan pahala kurban, tetapi juga pahala membantu pembangunan pondok pesantren,” jelasnya.
Selain itu, pihak pesantren juga memberikan layanan tambahan berupa penyembelihan dan pengantaran hewan kurban secara gratis, sehingga memudahkan masyarakat dalam beribadah.