JAKARTA – PT Rekayasa Industri (Rekind) bersama anak-anak usahanya, PT Rekayasa Engineering, PT Tracon Industri, PT Rekind Daya Mamuju, PT Yasa Industri Nusantara, dan PT Rekind E & C serta berkolaborasi juga dengan PT Pupuk Indonesia Niaga dan PT Pupuk Indonesia Pangan, menggelar kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan pada 7 April 2026 di Gedung ROB II, Kompleks Kantor Pusat Rekind.
Kegiatan ini ditujukan bagi seluruh karyawan dan manajemen. Diikuti sekitar 195 peserta donor darah dan 100 peserta pemeriksaan kesehatan, serta dihadiri jajaran pimpinan dan karyawan dari seluruh entitas dalam grup.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Direktur Operasi & Teknologi/Pengembangan Rekind Yusairi, Direktur Utama PT Tracon Industri Muhammad Badri Halim, Direktur Operasi Rekind E&C Bambang Sadewo, serta Direktur Keuangan & SDM PT Pupuk Indonesia Niaga Dundi Insan Perlambang.
Kehadiran mereka menegaskan komitmen perusahaan dalam membangun budaya kebersamaan yang tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga kepedulian sosial.
Direktur Utama Rekind Triyani Utaminingsih mengapresiasi positif kegiatan ini. Baginya kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan Rekind Group dan Pupuk Indonesia Group.

Solidaritas yang terbangun tidak hanya diwujudkan dalam pencapaian target perusahaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan Rekind dan seluruh anak perusahaan serta Pupuk Indonesia merupakan satu keluarga besar yang saling peduli.”
“Donor darah bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi simbol kepedulian dan empati terhadap sesama. Kami berharap semangat ini terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya perusahaan,” ujar Triyani ditemui di sela-sela kegiatannya.
Dia menambahkan, kontribusi kecil seperti donor darah memiliki dampak besar bagi banyak orang yang membutuhkan.
Hal ini menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki peran dalam menciptakan perubahan positif, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat luas.
Selain donor darah, kegiatan pemeriksaan kesehatan juga menjadi perhatian penting dalam agenda ini.
Pemeriksaan yang dilakukan bertujuan meningkatkan kesadaran karyawan akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai pondasi utama produktivitas.
Ditambahkan SVP Sekretaris Perusahaan Rekind Budi Adi Nugroho, kesehatan karyawan merupakan aset yang tidak ternilai bagi perusahaan.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.

“Kami ingin mendorong kesadaran, menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga bagian dari budaya kerja.”
“Dengan kondisi fisik yang prima, karyawan dapat bekerja lebih optimal dan memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan,” jelas Budi.
Kolaborasi antara Rekind dan seluruh anak perusahaan dalam kegiatan ini mencerminkan sinergi yang kuat. Tidak hanya dalam aspek bisnis, tetapi juga dalam membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarkaryawan lintas entitas.
Interaksi yang terjalin dalam suasana kebersamaan diharapkan mampu memperkuat rasa saling memiliki dan mendukung satu sama lain.
“Soliditas yang terbangun diharapkan menjadi landasan kuat dalam menghadapi tantangan ke depan, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar VP Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Rekind Herman Susatyo menambahkan.***