JAKARTA – Program magang nasional menjadi sorotan setelah dinilai mampu mengubah pola pikir dan kesiapan kerja generasi muda secara signifikan di berbagai daerah.
Inisiatif yang digagas pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan ini disebut berhasil menciptakan lulusan baru yang lebih adaptif, terampil, dan siap bersaing di dunia industri.
Anggota Komisi IX DPR RI Sri Meliyana menilai keberhasilan program ini terlihat jelas dari perubahan karakter hingga peningkatan kompetensi teknis para peserta.
Ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan program magang yang telah berjalan dalam tiga gelombang memberikan dampak konkret bagi perusahaan maupun peserta.
Dukungan pembiayaan penuh dari pemerintah dinilai menjadi faktor utama keberhasilan, karena perusahaan dapat memaksimalkan proses pembinaan tanpa terbebani biaya pelatihan.
“Setelah melewati tiga batch, perusahaan merasakan bantuan yang luar biasa. Karena biaya ditanggung pemerintah, perusahaan bisa berfokus memberikan pengetahuan maksimal kepada para pemagang sebagai bekal memasuki dunia kerja,” ucap Sri di Palembang, Jumat, 17 April 2026.
Perusahaan di wilayah Sumatra Selatan disebut merasakan manfaat langsung dari program ini, terutama dalam hal efisiensi biaya dan optimalisasi transfer ilmu kepada peserta magang.
Sri menegaskan bahwa model pembiayaan tersebut memungkinkan industri lebih fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia tanpa tekanan finansial.
Ia juga menyoroti perubahan signifikan pada kemampuan teknis peserta setelah menjalani praktik kerja langsung di lapangan.
Menurutnya, para lulusan baru yang sebelumnya minim pengalaman kini menunjukkan kedisiplinan dan kesiapan kerja yang jauh lebih matang.
“Kami berbesar hati melihat proses pemagangan ini sangat positif. Anak-anak muda fresh graduate ini tiba-tiba seperti menjelma menjadi tenaga kerja yang sudah berpengalaman lama dan siap ditempatkan di mana saja,” ujar Sri.
Komisi IX DPR RI pun berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan jumlah peserta dalam program magang nasional.
Hasil kunjungan kerja ke PT Pupuk Sriwidjaja Palembang akan dijadikan bahan evaluasi strategis dalam pembahasan bersama Menteri Ketenagakerjaan guna memperkuat efektivitas program ke depan.***